Cite This        Tampung        Export Record
Judul Inovasi Budi Daya & Pasca Panen Jagung
Pengarang Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian
Penerbitan Jakarta : IAARD Press, 2017
Deskripsi Fisik viii, 108 p. :ill. ;17.5 x 25 cm
ISBN 978-602-344-182-2
Subjek Jagung
Budidaya
Pascapanen
Abstrak Strategisnya posisi jagung dalam rantai pangan di Indonesia hingga saat ini menuntut pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah kebijakan. Salah satu kebijakan untuk mencapai swasembada jagung yaitu dengan menghentikan impor jagung sepenuhnya pada tahun 2017. Hal ini didasari atas kerja nyata Kementerian Pertanian dalam kurun dua tahun ke belakang, yaitu mampu memenuhi 97% dari produksi jagung nasional yang ditargetkan. Dari sisi strategi kebijakan, pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian telah memiliki berbagai strategi untuk mencapai swasembada jagung, yaitu ekstensifikasi melalui perluasan lahan maupun intensifikasi dengan menggunakan bibit hibrida serta memberikan kemudahan akses bagi petani terhadap modal finansial dan alat produksi. Meskipun telah memiliki berbagai program dan strategi, masih ada beberapa masalah yang dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan jagung di pasar domestik, yaitu produksi meningkat, tetapi harga di pasar masih tinggi. Permasalahan lain adalah pengolahan pascapanen. Jag
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum
Lokasi Akses Online https://repository.pertanian.go.id/items/8f03fdb2-2579-4adf-993e-c35c29c30aa0/full

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
3581/PSEKP/2026 633.15 PUS i Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000011949
005 20260811011244
007 ta
008 260811################g##########0#ind##
020 # # $a 978-602-344-182-2
035 # # $a 0010-0826000011
082 # # $a 633.15
084 # # $a 633.15 PUS i
100 # # $a Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian
245 1 # $a Inovasi Budi Daya & Pasca Panen Jagung
260 # # $a Jakarta :$b IAARD Press,$c 2017
300 # # $a viii, 108 p. : $b ill. ; $c 17.5 x 25 cm
520 # # $a Strategisnya posisi jagung dalam rantai pangan di Indonesia hingga saat ini menuntut pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah kebijakan. Salah satu kebijakan untuk mencapai swasembada jagung yaitu dengan menghentikan impor jagung sepenuhnya pada tahun 2017. Hal ini didasari atas kerja nyata Kementerian Pertanian dalam kurun dua tahun ke belakang, yaitu mampu memenuhi 97% dari produksi jagung nasional yang ditargetkan. Dari sisi strategi kebijakan, pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian telah memiliki berbagai strategi untuk mencapai swasembada jagung, yaitu ekstensifikasi melalui perluasan lahan maupun intensifikasi dengan menggunakan bibit hibrida serta memberikan kemudahan akses bagi petani terhadap modal finansial dan alat produksi. Meskipun telah memiliki berbagai program dan strategi, masih ada beberapa masalah yang dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan jagung di pasar domestik, yaitu produksi meningkat, tetapi harga di pasar masih tinggi. Permasalahan lain adalah pengolahan pascapanen. Jagung agar dapat disimpan untuk beberapa waktu dan terjaga kualitasnya, perlu dikeringkan hingga kadar air mencapai 15%. Namun, kapasitas mesin pengering yang ada masih kurang untuk melayani saat panen raya. Berbagai permasalahan yang terjadi pada jagung lokal memang menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi semua pemangku kepentingan di sektor jagung. Peningkatan kualitas dan kuantitas jagung lokal adalah kunci utama dalam kebijakan jagung nasional. Pembukaan perkebunan jagung secara masif yang terkendali serta mekanisasi pertanian jagung merupakan alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional. Dengan demikian, pemerintah dapat menilai apakah Indonesia harus terus melakukan impor jagung atau benar-benar berswasembada jagung untuk pangan dan pakan.
650 # 4 $a Budidaya
650 # 4 $a Jagung
650 # 4 $a Pascapanen
856 # # $a https://repository.pertanian.go.id/items/8f03fdb2-2579-4adf-993e-c35c29c30aa0/full
990 # # $a 3581/PSEKP/2026
Content Unduh katalog