<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Inovasi budi daya padi</title>
    </titleInfo>
    <name type="corporate">
      <namePart>Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
      </place>
      <publisher>IAARD Press</publisher>
      <dateIssued>2017</dateIssued>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <language>
      <languageTerm authority="iso639-2b" type="code">ind</languageTerm>
    </language>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>viii, 108 p. : ill. ; 17.5 x 25 cm</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Beras merupakan makanan pokok bagi hampir seluruh rakyat Indonesia sehingga&#13;
ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada kecukupan beras. Sejalan&#13;
dengan pertambahan jumlah penduduk, kebutuhan beras dalam periode 2005–2025&#13;
diproyeksikan akan terus meningkat. Kalau pada tahun 2005 kebutuhan beras setara&#13;
52,8 juta ton gabah kering giling (GKG) maka pada tahun 2025 kebutuhan tersebut&#13;
diproyeksikan meningkat menjadi 65,9 juta ton GKG. Pengadaan beras dengan&#13;
cara impor mengakibatkan ketergantungan pangan pada negara lain sehingga&#13;
akan melemahkan kondisi ekonomi dan politik nasional. Oleh karena itu, mencapai&#13;
swasembada beras dengan memproduksi padi di dalam negeri sudah menjadi&#13;
keharusan.&#13;
Pemerintah berkeinginan mempertahankan swasembada beras secara berke-&#13;
lanjutan. Untuk mencapai sasaran tersebut, Badan Penelitian dan Pengembangan&#13;
Pertanian (Balitbangtan) telah dan akan terus menghasilkan varietas unggul padi&#13;
hibrida dan padi tipe baru. Varietas-varietas unggul yang berdaya hasil tinggi ini&#13;
diharapkan dapat diaktualisasikan potensinya melalui pengembangan teknologi&#13;
budi daya dengan pendekatan Pengelolaan Tanaman dan Sumber Daya Terpadu&#13;
(PTT).&#13;
Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya strategis, antara lain&#13;
melalui perbaikan irigasi, distribusi benih berbagai varietas unggul, distribusi pupuk,&#13;
dan pengadaan alat mesin pertanian. Program peningkatan produksi beras juga&#13;
didukung oleh inovasi teknologi pertanian serta kegiatan pendampingan penerapan&#13;
inovasi teknologi pertanian seperti Upsus (upaya khusus) yang sedang dilakukan&#13;
secara nasional.&#13;
Perubahan iklim global yang kerap terjadi belakangan ini menyebabkan&#13;
berbagai cekaman lingkungan yang dapat mengganggu stabilitas produksi padi&#13;
nasional, seperti kekeringan, rendaman, salinitas, kenaikan temperatur udara, dan&#13;
perkembangan hama dan penyakit. Untuk itu, berbagai terobosan inovasi teknologi&#13;
padi sangat diperlukan. Salah satunya dukungan bioteknologi dalam perakitan&#13;
varietas padi adaptif perubahan iklim serta dukungan industri benih padi nasional.&#13;
Selain itu, diperlukan juga manajemen yang berkelanjutan dalam budi daya dan&#13;
produksi padi.&#13;
Kementerian Pertanian akan terus mengembangkan teknologi padi dan&#13;
menerapkannya di berbagai lahan pertanian. Semoga upaya ini bisa membantu&#13;
petani keluar dari berbagai masalah yang dihadapi sekaligus meningkatkan&#13;
pendapatan mereka</abstract>
    <subject>
      <topic>Padi</topic>
    </subject>
    <subject>
      <topic>Budidaya</topic>
    </subject>
    <subject>
      <topic>Pascapanen</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">633.18</classification>
    <classification authority="">633.18 PUS i</classification>
    <identifier type="isbn">978-602-344-172-3</identifier>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">260811</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20260811125959</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000011948</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
