02360 2200205 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082001500098084002100113100002100134245016600155260005400321300003600375650003800411650001600449520166500465990002402130INLIS00000000000703620250923074944 a0010-0925000164ta250923 | | |  aR 616. 959 aR 616. 959 LOU r1 aLouise, Muhammad1 aRespons Peternak Terhadap Pemanfaatan Tepung Biji Pepaya Sebagai Obat Cacing Pada Domba di Desa Sriwedari Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang /cMuhammad Louse aMagelang :bPolbangtan Yogyakarta Magelang,c2025 a142 hlm, :billustrasi ;c30 cm 4aPenyakit yang disebabkan binatang 4aObat Cacing aPenelitian ini dilaksanakan di Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, pada tanggal 10 Mei hingga 10 Juni 2025. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui respons peternak terhadap pemanfaatan tepung biji pepaya sebagai obat cacing pada domba serta menganalisis hubungan antara respons tersebut dengan karakteristik peternak, meliputi umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-test-Post test (One Group Pre-test - Post test Design) dengan sampel sebanyak 33 orang yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Kriteria responden adalah memiliki minimal tujuh ekor domba. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan pencatatan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui respons peternak dan analisis statistik korelasi rank spearman untuk mengetahui hubungan karakteristik responden dengan respons. Variabel yang dikaji terdiri dari variabel independen (bebas) yaitu karakteristik peternak (umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak) dan variabel dependen (terikat) yaitu respon peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons peternak terhadap pemanfaatan tepung biji pepaya sebagai obat cacing pada domba berada dalam kategori sangat tinggi. Efektivitas penyuluhan dinilai sangat efektif, sedangkan efektivitas perubahan perilaku dikategorikan efektif. Analisis statistik menunjukkan bahwa variabel umur dan pengalaman beternak tidak berhubungan secara signifikan dengan respons peternak. Sementara itu, variabel tingkat pendidikan memiliki hubungan yang sangat kuat, positif, dan signifikan terhadap respons peternak. a1146/YoMa/TA/H/2025