Fortifikasi Pangan Berbasis Sumberdaya Nusantara: Upaya mengatasi masalah Defisiensi zat gizi di Indonesia Helmyati, Siti[et.al] text Yogyakarta Gadjah Mada University Press 2016 Cet.2 ind viii, 134 hlm. : ilus. ; 23 cm Siti Helmyati Fortifikasi makanan menurut FAO/WHO ada;ah penambahan zat gizi makro atau mikro pada makanan yang biasa dikonsumsi untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas gizi makanan pada total diet kelompok, komunitas, atau populasi. Zat gizi yang ditambahkan bisa satu, dua, atau lebih dari dua macam zat gizi. Istilah ini biasanya dikenal dengan istilah single, double, ataupun multiple fortification. Zat gizi yang ditambahkan dikenal dengan istilah fortificant, sedangkan makanan yang membawanya disebut vehicle. Gizi 612.3 612.3 Hel f 978-979-386-013-5 240110 20240110112123 INLIS000000000005476 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)