01192 2200217 4500001002100000005001500021035002000036245012800056100002600184250001000210300003700220260005400257082001000311084001600321020002200337650000900359008004100368500051500409990002500924990002500949INLIS00000000000547620240110112123 a0010-11230000191 aFortifikasi Pangan Berbasis Sumberdaya Nusantara: Upaya mengatasi masalah Defisiensi zat gizi di Indonesia /cSiti Helmyati0 aHelmyati, Siti[et.al] aCet.2 aviii, 134 hlm. :bilus. ;c23 cm aYogyakarta :bGadjah Mada University Press,c2016 a612.3 a612.3 Hel f a978-979-386-013-5 4aGizi240110 0 ind  aFortifikasi makanan menurut FAO/WHO ada;ah penambahan zat gizi makro atau mikro pada makanan yang biasa dikonsumsi untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas gizi makanan pada total diet kelompok, komunitas, atau populasi. Zat gizi yang ditambahkan bisa satu, dua, atau lebih dari dua macam zat gizi. Istilah ini biasanya dikenal dengan istilah single, double, ataupun multiple fortification. Zat gizi yang ditambahkan dikenal dengan istilah fortificant, sedangkan makanan yang membawanya disebut vehicle. ac.1(0791/STPP/Pb/17) ac.1(1363/STPP/Pb/17)