
| Judul | Revolusi pertanian dengan kearifan lokal / Dr. Ir. Soemitro Arintadisastra, M.Ed dan Ir. H. Isran Noor, MSi |
| Pengarang | Soemitro Arintadisastra (Pengarang) Isran Noor (Pengarang) |
| Penerbitan | Jakarta : Raih Asa Sukses, 2012 |
| Deskripsi Fisik | v, 86 halaman :ilustrasi berwarna ;21 cm. |
| Konten | teks |
| Media | tanpa perantara |
| Penyimpan Media | volume |
| ISBN | 978-602-99312-3-5 |
| Subjek | pertanian organik |
| Abstrak | berfokus pada gagasan untuk memodernisasi sektor pertanian tanpa menghilangkan identitas budaya Indonesia. Berikut adalah ringkasan isi dan topik utama yang dibahas: Topik Utama Kegagalan Revolusi Hijau Masa Lalu: Penulis mengevaluasi dampak negatif "Revolusi Hijau" era 1970-1980an yang terlalu bergantung pada bahan kimia dan mengabaikan ekosistem lokal. Definisi Kearifan Lokal dalam Tani: Mengangkat praktik tradisional seperti sistem pengairan, penanggalan tanam (contoh: Pranoto Mongso), dan penggunaan benih lokal sebagai dasar inovasi. Kedaulatan Pangan: Menekankan bahwa kemandirian pangan hanya bisa dicapai jika petani memiliki kontrol atas sumber daya mereka sendiri (tanah, benih, dan pupuk alami). Sinergi Teknologi dan Tradisi: Mengusulkan penggunaan teknologi modern (seperti mekanisasi selektif) yang disesuaikan dengan kondisi sosial-budaya masyarakat setempat. |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Umum |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 2022/HD/0308 | 631.584 SOE r | Dapat dipinjam | Perpustakaan Pusat Polbangtan Malang - Ruang Koleksi Buku Umum (Lantai 2) | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001502988 | ||
| 005 | 20260317085953 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 260317################g##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 978-602-99312-3-5 |
| 035 | # | # | $a 0010-0326000020 |
| 082 | # | # | $a 631.584 |
| 084 | # | # | $a 631.584 SOE r |
| 100 | 0 | # | $a Soemitro Arintadisastra$e Pengarang |
| 245 | 1 | # | $a Revolusi pertanian dengan kearifan lokal /$c Dr. Ir. Soemitro Arintadisastra, M.Ed dan Ir. H. Isran Noor, MSi |
| 264 | # | # | $a Jakarta :$b Raih Asa Sukses,$c 2012 |
| 300 | # | # | $a v, 86 halaman : $b ilustrasi berwarna ; $c 21 cm. |
| 336 | # | # | $a teks$2 rdacontent |
| 337 | # | # | $a tanpa perantara$2 rdamedia |
| 338 | # | # | $a volume$2 rdacarrier |
| 520 | # | # | $a berfokus pada gagasan untuk memodernisasi sektor pertanian tanpa menghilangkan identitas budaya Indonesia. Berikut adalah ringkasan isi dan topik utama yang dibahas: Topik Utama Kegagalan Revolusi Hijau Masa Lalu: Penulis mengevaluasi dampak negatif "Revolusi Hijau" era 1970-1980an yang terlalu bergantung pada bahan kimia dan mengabaikan ekosistem lokal. Definisi Kearifan Lokal dalam Tani: Mengangkat praktik tradisional seperti sistem pengairan, penanggalan tanam (contoh: Pranoto Mongso), dan penggunaan benih lokal sebagai dasar inovasi. Kedaulatan Pangan: Menekankan bahwa kemandirian pangan hanya bisa dicapai jika petani memiliki kontrol atas sumber daya mereka sendiri (tanah, benih, dan pupuk alami). Sinergi Teknologi dan Tradisi: Mengusulkan penggunaan teknologi modern (seperti mekanisasi selektif) yang disesuaikan dengan kondisi sosial-budaya masyarakat setempat. |
| 600 | # | 4 | $a pertanian organik |
| 700 | 0 | # | $a Isran Noor$e Pengarang |
| 990 | # | # | $a 2022/HD/0308 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :