03181 2200253 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082000800118084001400126100003100140245009600171300003100267650001400298336002100312337003000333338002300363264003600386700003400422520245400456990001702910INLIS00000000150497520260728101501 a0010-0726000138ta260728 g 0 ind  a979-8140-30-3 a301 a301 KAM p0 aKamanto SunartoePengarang1 aPengantar Sosiologi :bEdisi Revisi /cKamanto Sunarto ; penyunting, Prathama Rahardja, MSi axx, 266 halaman. ;c26 cm. 4asosiologi 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aJakarta :bUI Publishing,c20200 aPrathama RahardjaePenyunting aBuku ini terdiri atas 16 bab. Dalam Bab 1 akan disajikan sejarah singkat perkembangan sosiologi sebagai suatu disiplin ilmu. Di sini akan dipaparkan sumbangan pemikiran penting para perintis klasik sosiologi, yaitu Auguste Comte, Karl Marx, Imile Durkheim dan Max Weber. Dalam Bab 2 akan dikemukakan pokok bahasan sosiologi menurut para tokoh sosiologi klasik seperti Emile Durkheim dan Max Weber maupun menurut ahli sosiologi masa kini seperti C. Wright Mills dan Peter Berger. Di sini pun akan dibahas pembagian sosiologi menurut ruang lingkupnya menjadi tiga bagian: makrososiologi, mesososiologi, dan mikrososiologi. Proses sosialisasi menjadi topik utama Bab 3. Di sini akan dibahas pandangan ahli sosiologi seperti Mead dan Cooley mengenai proses ini, agen sosialisasi, kesepadanan antara pesan agen sosialisasi berlainan, sosialisasi primer dan sekunder, dan pola sosialisasi. Bab 4 memuat pembahasan mengenai mikrososiologi: apa yang dipelajarinya, dan pen- dekatan interaksionisme simbolik yang digunakan. Pembahasan dalam bab ini akan berkisar di sekitar interaksi sosial: apa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari antara orang yang berjumpa dalam suatu situasi tertentu sejak mereka bertemu hingga berpisah, bagaimana para pelaku mendefinisikan situasi, aturan apa yang mengatur interaksi, komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan, dan informasi yang disampaikan melalui interaksi. Kalau Bab 4 membahas mikrososiologi, maka makrososiologi akan dibahas dalam Bab 5. Tatanan sosial dan pengendalian sosial merupakan topik utama makrososiologi yang akan dibahas di sini. Konsep penting dalam makrososiologi yang akan dibahas ialah struktur sosial, in- stitusi sosial, masyarakat, dan pengendalian sosial. Imile Durkheim mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari institusi. Oleh sebab itu institusi sosial utama dalam masyarakat—institusi di bidang keluarga, pendidikan, agama, ekonomi, dan politik akan dibahas dalam Bab 6. Bab 7 menyoroti stratifikasi sosial-pembeda-bedaan anggota masyarakat berdasarkan kriteria tertentu. Di sini akan dibahas sistem stratifikasi tertutup dan terbuka, mobilitas sosial, jumlah lapisan sosial dalam masyarakat, dimensi stratifikasi, kelas sosial, penjelasan bagi keberadaan stratifikasi, dampak stratifikasi, dan cara mempelajari stratifikasi sosial. Pun akan dibahas berbagai upaya masyarakat untuk mengurangi ketidaksamaan. a2021/HD/0011