01875 2200277 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001200122084001800134100003300152245012800185300004700313650002800360650003800388700003000426700002500456336002100481337003000502338002300532264004500555520098000600990001701580INLIS00000000150488920260710033532 a0010-0726000050ta260710 g 0 ind  a978-979-22-4907-1 a327.598 a327.598 MUN a0 aMunawar Fuad NoehePengarang1 aAwakening the giant :bmembangunkan negeri raksasa yang tertidur /cMunawar Fuad Noeh ; penyunting, Ahmad Gaus AF, Andry K. axxiii, 228 halaman. :bilustrasi ;c23 cm. 4ageopolitik -- Indonesia 4aIndonesia -- hubungan luar negeri0 aAhmad Gaus AFePenyunting0 aAndry K.ePenyunting 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aJakarta :bGramedia Pustaka Utama,c2009 aBuku ini mengisahkan perjalanan hidup dan catatan muhibah (perjalanan ke luar negeri) sang penulis, seorang aktivis sipil dan pemimpin muda independen yang tumbuh sebagai "anak kampung" di daerah pinggiran Jakarta dekat kawasan industri besar. Berbekal tekad kuat, ia terjun langsung ke berbagai belahan dunia—termasuk negara-negara maju seperti Jepang—untuk belajar, mencari inspirasi, serta memahami dinamika diplomasi global yang semakin terbuka.Metafora "Negeri Raksasa yang Tertidur" merujuk pada Indonesia. Penulis memandang Indonesia sebagai bangsa besar dengan potensi raksasa—baik dari segi sumber daya alam, budaya, maupun jumlah penduduk—namun posisinya masih terjebak dalam "tidur panjang" karena berbagai krisis dan lambatnya kemajuan. Lewat catatan perjalanannya, penulis berupaya membandingkan jatuh-bangun negara luar untuk memetik pelajaran berharga demi membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan mengibarkan Sang Merah Putih di panggung dunia. a2022/HD/0517