02037 2200337 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001200122084001800134100002700152245019500179250003100374300003400405650003800439650002900477700003200506700002700538700002900565700002700594700003200621700003100653336002100684337003000705338002300735264002700758520089700785990001701682INLIS00000000150484220260630105821 a0010-0626000037ta260630 g 0 ind  a978-602-5410-32-1 a297.272 a297.272 AHM p0 aAhmad WahidePengarang1 aPijar Matahari Muda dan Percik Tinta Merah :bSuara kritis kaum muda Muhammadiyah /cAhmad Wahid, Abdullah S. Toda, Ari Susanto, Arif Rahmawan, Arif Rijali, Baikuni Al-Shafa, Calits Mumbahij aCetakan pertama, Juli 2018 axviii, 124 halaman. ;c19 cm. 4aMuhammadiyah -- Organisasi Pemuda 4aIslam Dan Masalah Sosial0 aAbdullah S. TodaePengarang0 aAri SusantoePengarang0 aArif RahmawanePengarang0 aArif RijaliePengarang0 aBaikuni Al-ShafaePengarang0 aCalits MumbahijePengarang 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aMalang :bSumbu,c2018 amerupakan sebuah antologi esai dan opini kritis yang lahir dari kegelisahan intelektual para kader serta aktivis muda Muhammadiyah Garis Besar Isi Buku (Anotasi / Sinopsis)Dakwah Literasi Kaum Milenial: Buku ini menyoroti pergeseran strategi dakwah keagamaan di era digital. Penulis menekankan pentingnya organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah yang berbasis kaum terpelajar untuk bertransformasi menjadi agent of change melalui gerakan dakwah literasi agar tetap relevan dengan generasi milenial dan gen-Z. Respons terhadap Tantangan Zaman: Di dalamnya dikupas bagaimana karakteristik generasi muda saat ini yang sangat bergantung pada media sosial, ponsel, dan informasi interaktif, namun memiliki kecenderungan kurang suka membaca bacaan konvensional. Tulisan-tulisan di buku ini mencoba menjembatani jurang tersebut dengan menyajikan pemikiran Islam yang dikemas secara taktis dan segar. a2024/HD/0490