02077 2200265 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001100122084001700133100003900150245012100189250001100310300005400321650001700375700003400392336002100426337003000447338002300477264004000500520125400540990001701794INLIS00000000150482220260618084940 a0010-0626000017ta260618 g 0 ind  a978-623-7267-27-0 a635.04 a635.04 HIE f0 aHieronymus Budi SantosoePengarang1 aFarm Bigbook :bBudi daya sayuran indigenous di kebun dan pot /cHieronymus Budi Santoso ; editor, Jesicca Deviyanti aCet. 1 axii, 276 halaman. :bilustrasi berwarna ;c25 cm. 4ahortikultura0 aJesicca DeviyantiePenyunting 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aYogyakarta :bLily Publisher,c2020 aApa itu sayuran indigenous (baca: indijenes)? Arti kata indigenous, menurut Echols dan Shadily (1996), adalah asli atau pribumi. Sedangkan menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, sayuran indigenous adalah spesies sayuran asli Indonesia, yang berasal dari daerah/wilayah/ekosistem tertentu, termasuk spesies pendatang dari wilayah geografis lain tetapi telah berevolusi dengan iklim dan geografis wilayah Indonesia. Sayuran indigenous merupakan alternatif bahan pangan bernilai gizi tinggi, di samping dapat berguna untuk kesehatan tubuh manusia. Tidak menutup kemungkinan bila sayuran indigenous dikembangkan secara komersial dapat menambah penghasilan keluarga. Maka sangat jelaslah, sudah saatnya kita kembali peduli dan memperhatikan sayuran indigenous. Penerbitan buku ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang potensi kekayaan sumber daya sayuran indigenous di Indonesia. Buku ini menguraikan setiap komoditas sayuran indigenous. Setiap komoditas akan diawali dengan mengenal tanaman, lantas mengetahui kandungan gizi dan produk kulinernya serta khasiatnya, dan diakhiri dengan teknik budi daya. Diharapkan buku ini akan dapat menggugah pembaca untuk dapat mengembangkan sayuran indigenous. a2024/HD/0482