<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001504808</controlfield>
  <controlfield tag="005">20260605091755</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0626000002</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">260605                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-623-7267-18-8</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">338.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">338.1 TRI p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Triwibowo Yuwono</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pembangunan Pertanian :</subfield>
   <subfield code="b">Membangun ideologi pangan nasional /</subfield>
   <subfield code="c">Prof. Ir. Triwibowo Yuwono, Ph.D. ; editor, A. Ria Puji Utami</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Edisi 2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">x, 102 halaman. :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">ekonomi pertanian</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">A. Ria Puji Utami</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Lily Publisher,</subfield>
   <subfield code="c">2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Pangan adalah kebutuhan setiap manusia, setiap bangsa, dan negara. Persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan teknis produksi, atau produksi dan produktivitas, melainkan mempunyai aspek yang jauh lebih luas. Pangan juga terkait dengan budaya masyarakat, spriritualitas, perdagangan lokal maupun antarnegara, bahkan terkait dengan politik kebangsaan. Oleh karena itu, memahami persoalan pangan harus dilakukan secara menyeluruh dan memerlukan suatu landasan filosofis yang terkait dengan ideologi kebangsaan. Sebagai bangsa yang majemuk, dengan latar belakang budaya, suku, agama, dan spiritualitas, serta keunikan komunitas yang beragam, maka diperlukan suatu landasan ideologis yang dapat mempersatukan keberagaman sehingga menjadi kekuatan dan ketahanan bangsa. Pancasila sebagai landasan ideologi nasional semestinya menjadi landasan yang juga harus digunakan di dalam merumuskan setiap kebijakan negara, termasuk di dalam mencukupi kebutuhan pangan bagi setiap warga bangsa. Landasan ideologis ini sangat penting agar pendekatan dan pemahaman atas pangan tidak hanya bertumpu pada angka produksi dan produktivitas, atau keuntungan ekonomis semata, melainkan harus mampu memenuhi setiap aspek ideologis kebangsaan, yang pada akhirnya harus menjadikan kebijakan pangan sebagai landasan menuju bangsa yang berkeadilan sosial. Buku ini menyajikan pemikiran penulis bagaimana bangsa harus mengembangkan ideologi pangan nasional yang nantinya bisa menjadi rujukan setiap kebijakan dalam menyediakan pangan bagi bangsa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2022/HD/0453</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
