01674 2200277 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001200118084001800130100003300148245010700181300004500288700003600333336002100369337003000390338002300420264005300443650002800496650002200524650002400546520080900570990001701379INLIS00000000150299420260326080726 a0010-0326000030ta260326 g 0 ind  a979-8637-07-0 a338.176 a338.176 SAR a0 aSaragih, BungaranePengarang1 aAgribisnis berbasis peternakan :bKumpulan pemikiran /cBungaran Saragih ; editor, Frans B. M. Dabukke axiv, 191 halaman. :bilustrasi ;c23 cm.0 aFrans B. M. DabukkeePenyunting 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aBogor :bPusat Studi Pembangunan LP - IPB,c1998 4aagribisnis - peternakan 4aEkonomi Pertanian 4aPembangunan Ekonomi aParadigma Baru Pembangunan Peternakan: Menggeser fokus dari sekadar produksi ternak (budidaya) menuju pengembangan sistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian: Menempatkan peternakan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional dan perdesaan. Sistem dan Usaha Agribisnis (SUA): Penjelasan mengenai 5 subsistem agribisnis yang saling terkait, yaitu: Subsistem Hulu: Pengadaan sarana produksi (pakan, bibit, obat-obatan). Subsistem Budidaya: Proses pemeliharaan ternak di tingkat peternak. Subsistem Hilir/Pengolahan: Industri pasca panen dan pengolahan hasil ternak (daging, susu, telur). Subsistem Pemasaran: Distribusi produk ke konsumen domestik maupun ekspor. Subsistem Jasa Penunjang: Peran perbankan, kebijakan pemerintah, dan litbang a2024/HD/0443