Revolusi pertanian dengan kearifan lokal Soemitro Arintadisastra Pengarang text teks ind
text
regular print
v, 86 halaman : ilustrasi berwarna ; 21 cm.
tanpa perantara
volume
berfokus pada gagasan untuk memodernisasi sektor pertanian tanpa menghilangkan identitas budaya Indonesia. Berikut adalah ringkasan isi dan topik utama yang dibahas: Topik Utama Kegagalan Revolusi Hijau Masa Lalu: Penulis mengevaluasi dampak negatif "Revolusi Hijau" era 1970-1980an yang terlalu bergantung pada bahan kimia dan mengabaikan ekosistem lokal. Definisi Kearifan Lokal dalam Tani: Mengangkat praktik tradisional seperti sistem pengairan, penanggalan tanam (contoh: Pranoto Mongso), dan penggunaan benih lokal sebagai dasar inovasi. Kedaulatan Pangan: Menekankan bahwa kemandirian pangan hanya bisa dicapai jika petani memiliki kontrol atas sumber daya mereka sendiri (tanah, benih, dan pupuk alami). Sinergi Teknologi dan Tradisi: Mengusulkan penggunaan teknologi modern (seperti mekanisasi selektif) yang disesuaikan dengan kondisi sosial-budaya masyarakat setempat. Dr. Ir. Soemitro Arintadisastra, M.Ed dan Ir. H. Isran Noor, MSi pertanian organik 631.584 631.584 SOE r 978-602-99312-3-5 260317 20260317085953 INLIS000000001502988 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)