ANALISIS PENGGUNAAN PEMANAS BROODING YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER DI PT. MITRA DINAMIKA MEGATAMA CITRA KABUPATEN PASURUAN Adella Destriyanti Pengarang text Text
text
regular print
98 hlm
Buku Tercetak
Hardcopy
Industri peternakan ayam broiler merupakan salah satu sektor strategis dalam penyediaan protein hewani, di mana fase brooding menjadi tahap krusial untuk menjamin pertumbuhan dan kesehatan ayam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan performa dan efisiensi usaha ayam broiler menggunakan dua jenis pemanas brooding, yaitu infrasonik dan central heater, dikandang closed house milik PT. Dinamika Megatama Citra, Kabupaten Pasuruan. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan uji statistik (uji-t tidak berpasangan dan Mann-Whitney) pada populasi 17.000 ekor yang dibagi rata ke dalam dua kandang identik berukuran 68×8 m². Parameter yang diamati meliputi suhu, kelembapan, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan (PBB), Feed Conversion Ratio (FCR), mortalitas, Indeks Perfroma (IP), serta kelayakan usaha (BEP, B/C ratio, R/C Ratio, ROI). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan ayam yang di pelihara menggunakan jenis pemanas central heater memiliki perfroma ayam yang lebih baik, dengan Feed Conversion Ratio (FCR) 1,02 lebih rendah dibandingkan dengan pemanas infrasonik 1,05. Selain itu dari segi biaya pemanas infrasonik lebih menguntungkan yakni sebesar Rp 64.073.669 dibandingkan dengan pemanas central heater hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 16.114.169. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peternak, mahasiswa, insitusi dan masyarakat luas dalam pemilihan jenis pemans brooding untuk meningkatkan produtivitas dan profitabilitas usaha peternakan ayam broiler. Polbangtan Malang Ayam broiler, pemanas brooding, infrasonik, central heater, performa, efisiensi usaha L.310-25128 L.310-25128 ADE a 260226 20260226095201 INLIS000000001502970 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)