03743 2200241 4500001002100000005001500021007000300036008003900039035002000078082001600098084002200114100003200136245015700168264003900325300001200364336002100376337002800397338002500425520289000450650007103340856007403411990001603485INLIS00000000150287320251228114032ta251228 | | |  a0010-1225000102 aL.310-25104 aL.310-25104 BEL p0 aBella Nur IzzatiePengarang1 aPENGARUH PENERAPAN GOOD DAIRY FARMING PRACTICE (GDFP) TERHADAP PENDAPATAN PETERNAK SAPI PERAH DI KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG /cPolbangtan Malang aMalang :bPolbangtan Malang,c2025 a189 hlm 2rdacontentaText 2rdamediaaBuku Tercetak 2rdacarrieraHardcopy aKecamatan Pujon di Kabupaten Malang memiliki populasi sapi perah terbanyak, mencapai 24.075 ekor. Namun, produksi susu masih rendah, sekitar 10–12 liter/ekor/hari, lebih rendah dari rata-rata nasional dan jauh tertinggal dari negara maju. Untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha, penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) menjadi strategi penting karena mencakup aspek kesehatan hewan, kebersihan pemerahan, nutrisi (pakan dan air), kesejahteraan hewan, lingkungan, dan manajemen sosial ekonomi. Dampak dari penerapan GDFP di sektor peternakan sapi perah dapat meningkatkan pendapatan peternak dengan mengoptimalkan semua aspek yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) pada peternak sapi perah di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, 2) Menganalisis pengaruh penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) terhadap pendapatan peternak sapi perah di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, 3) Menyusun rancangan penyuluhan penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) pada peternak sapi perah di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, dan 4) Mengevaluasi motivasi peternak sapi perah tentang penerapan Good Dairy Farming Practice di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2024-Februari 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dengan teknik survei, observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini yaitu peternak sapi perah di Kecamatan Pujon dengan jumlah 9.768 peternak. penetapan sampel penelitian dengan teknik multistage random sampling, dan didapatkan 64 peternak sebagai sampel. Aspek yang diamati yaitu penerapan GDFP, pendapatan peternak, dan motivasi peternak dalam menerapan GDFP. Hasil penelitian ini yaitu Penerapan GDFP di peternakan sapi perah Kecamatan Pujon secara keseluruhan tergolong baik dengan nilai 75,9, dimana sebagian besar aspek seperti kesehatan hewan, kebersihan pemerahan, nutrisi, dan manajemen sosial ekonomi masuk kategori baik, sedangkan aspek kesejahteraan hewan dan lingkungan tergolong cukup. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa penerapan GDFP secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak (sig. 0,00 < 0,05), dengan aspek kebersihan pemerahan memberikan pengaruh paling signifikan secara parsial (sig. 0,003). Sebesar 37,3% pendapatan peternak dipengaruhi oleh penerapan GDFP. Penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan motivasi peternak dalam menerapkan GDFP, menyasar 16 peternak dengan penerapan GDFP yang masih tergolong cukup hingga sangat kurang. Materi disampaikan melalui ceramah dan diskusi kelompok menggunakan media powerpoint dan folder. Evaluasi menunjukkan peningkatan motivasi peternak sebesar 42,3%, dari kategori sedang nilai 36,7 menjadi kategori tinggi dengan nilai 67,2 setelah penyuluhan.34aGood dairy farming practice, GDFP, sapi perah, pendapatan peternak ahttps://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2041 aL.310-25104