03841 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082001600098084002300114100003300137245021800170300001200388650006400400520293200464336002103396337002803417338002503445856007403470264003903544990001603583INLIS00000000150287020251228074454 a0010-1225000099ta251228 | | |  aL.310-25102 aL.310-25102 ASR t0 aAsrial Tri ArdanaePengarang1 aTINGKAT ADOPSI PETERNAK DALAM PENGAPLIKASIAN TMR (Total Mixed Ratio) UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA KAMBING PERAH DI KELOMPOK TANI KARYA MAKMUR 2 DESA WONOREJO KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG /cPolbangtan Malang a138 hlm 4aTMR, adopsi peternak, kambing perah, performa kambing perah aPakan memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi kambing perah guna meningkatkan performa produksinya. Namun, sebagian besar peternak masih menerapkan sistem pemberian pakan secara konvensional yang belum memenuhi standar kecukupan nutrisi. Total Mixed Ration (TMR) merupakan metode pemberian pakan yang memadukan hijauan, konsentrat, mineral, vitamin, dan aditif dalam satu formulasi sesuai kebutuhan nutrisi ternak menjadi satu campuran pakan, sehingga dapat mengurangi sifat selektif dalam konsumsi pakan. Kelompok Tani Karya Makmur 2 di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, memiliki potensi dalam pengembangan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat adopsi peternak terhadap metode pakan TMR serta membandingkan performa kambing perah yang diberi pakan TMR dengan pakan konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui perbedaan performa kambing perah dengan metode pemberian pakan TMR dan pakan konvensional, 2) Menyusun rancangan Penyuluhan tentang pengaplikasian metode pemberian pakan TMR untuk dapat mendorong peternak mengadopsi 3) Mengetahui tingkat adopsi peternak dalam pengaplikasian metode Pakan TMR setelah dilakukan Penyuluhan. Penelitian teknis dilaksanakan pada bulan April 2025 di Jaya Farm Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan uji t independen sebagai analisis data dalam membandingkan 2 perlakuan yaitu P0 (metode pakan konvensional) dan P1 (metode pakan TMR) pada 12 ekor kambing perah sebagai objek penelitian dengan bobot badan rataan 42,5± 1,76 kg. Untuk Kajian Penyuluhan dilaksanakan pada bulan Juni 2025 di kelompok tani Karya Makmur 2, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian mencakup 63 anggota kelompok tani Karya Makmur 2. Sampel menggunakan purposive sampling didapatkan 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam perlakuan metode pemberian pakan (P1) Total Mixed Ratio (TMR) memberikan performa lebih baik pada kambing perah (p-value) <0,001 dibandingkan (P0) metode pakan konvensional. Kambing yang diberi TMR menunjukkan palatabilitas lebih tinggi dengan nilai (98,10%) sedangkan pakan konvensional dengan nilai (90,88%), konsumsi pakan lebih banyak (P1 3,92 kg dan P0 3,64 kg), dan produksi susu lebih tinggi (P1 922,02 ml dan P0 819,05 ml). Evaluasi penyuluhan menunjukkan bahwa peningkatan tingkat adopsi peternak terhadap pakan TMR. Sebelum penyuluhan, tingkat adopsi berada pada tahap Minat (60%) dan Menilai (40%). Setelah penyuluhan, mayoritas berada pada tingkat adopsi Mencoba (53,33%), sementara tahap menilai tetap tinggi (40%) dan minat menurun menjadi 6,67%. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif mendorong peternak untuk mulai menerapkan inovasi metode pemberian pakan TMR. 2rdacontentaText 2rdamediaaBuku Tercetak 2rdacarrieraHardcopy ahttps://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2038 aMalang :bPolbangtan Malang,c2025 aL.310-25102