02697 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082001600098084002200114100003500136245018500171300001200356650006100368520182300429336002102252337002802273338002502301856007402326264003902400990001602439INLIS00000000149217220251125105929 a0010-1125000063ta251125 | | |  aL.310-25042 aL.310-25042 EGG h0 aEggy Shafa PramestiePengarang1 aHUBUNGAN PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DALAM PROGRAM P2L TERHADAP KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI DESA NGEMBAL KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN /cPolbangtan Malang a158 hlm 4aPartisipasi, Kelompok Wanita Tani, P2L, Ketahanan Pangan aPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) terhadap ketahanan pangan keluarga di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota KWT Andongsari sebanyak 30 orang yang sekaligus menjadi sampel (sampling jenuh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggota KWT berada dalam kategori tinggi, baik dalam hal pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, maupun evaluasi kegiatan. Uji korelasi Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara partisipasi anggota KWT dengan ketahanan pangan keluarga pada seluruh aspek, yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Partisipasi aktif dalam program terbukti mampu meningkatkan akses keluarga terhadap pangan sehat, mengurangi pengeluaran rumah tangga, serta meningkatkan kesadaran konsumsi gizi seimbang. Berdasarkan hasil tersebut, disusunlah rancangan penyuluhan pertanian dengan sasaran anggota KWT yang bertujuan memperkuat dan mempertahankan partisipasi mereka dalam memanfaatkan pekarangan secara optimal sebagai sumber pangan dan potensi ekonomi keluarga. Metode penyuluhan yang digunakan mencakup ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, dengan dukungan media folder dan audio visual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keterlibatan aktif anggota KWT dalam program P2L berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga. Oleh karena itu, disarankan agar program penyuluhan terus dikembangkan dan diberikan pendampingan yang berkelanjutan untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan pertanian berbasis pekarangan. 2rdacontentaText 2rdamediaaBuku Tercetak 2rdacarrieraHardcopy ahttps://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/1983 aMalang :bPolbangtan Malang,c2025 aL.310-25042