<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001492157</controlfield>
  <controlfield tag="005">20251119011632</controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">251119                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1125000045</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">L.310-25035</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">L.310-25035 AHM r</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Ahmad Rosi</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">RANCANGAN PENYULUHAN PENGUATAN KAPABILITAS PETANI HORTIKULTURA DALAM MENGELOLA INFORMASI BERBASIS ARTIFICIAL INTELEGENCE (AI) GROK 3 DI DESA TAWANGARGO KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG /</subfield>
   <subfield code="c">Polbangtan Malang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Malang :</subfield>
   <subfield code="b">Polbangtan Malang,</subfield>
   <subfield code="c">2025</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">160 hlm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">Text</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">Buku Tercetak</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">Hardcopy</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kapabilitas petani&#13;
hortikultura dalam mengelola informasi berbasis Artificial Intelligence (AI),&#13;
khususnya menggunakan Grok 3, mengidentifikasi faktor-faktor yang&#13;
mempengaruhi kapabilitas tersebut, serta merancang penyuluhan untuk&#13;
Menguatkan kapabilitas petani dalam mengelola informasi berbasis AI.&#13;
Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 di Desa Tawangargo. Metode&#13;
penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan&#13;
survei dan wawancara terstruktur, menggunakan kuesioner untuk&#13;
mengumpulkan data primer. Analisis data dilakukan dengan regresi linier&#13;
sederhana menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) untuk&#13;
mengevaluasi pengaruh antara variabel independen (karakteristik petani)&#13;
dan dependen (kapabilitas petani pengelolaan informasi AI). Metode&#13;
Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) digunakan untuk memetakan potensi&#13;
wilayah, kelembagaan petani, dan karakteristik petani, yang menjadi&#13;
dasar penyusunan rancangan penyuluhan. Evaluasi penyuluhan&#13;
dilakukan melalui tiga aspek: pengetahuan, sikap, dan keterampilan,&#13;
dengan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan analisis&#13;
distribusi jawaban untuk menilai efektivitas penyuluhan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas petani hortikultura&#13;
di Desa Tawangargo dalam mengelola informasi berbasis AI masih&#13;
rendah, terutama karena keterbatasan literasi digital, akses internet yang&#13;
tidak merata, dan kecenderungan menggunakan metode konvensional.&#13;
Faktor-faktor usia produktif (73% petani dalam kategori usia produktif),&#13;
tingkat pendidikan (mayoritas SMP), dan kemudahan akses informasi&#13;
berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas petani. Penyuluhan yang&#13;
dilaksanakan terhadap 30 anggota aktif Poktan Amartani menggunakan&#13;
metode anjangsana, diskusi, dan praktik langsung dengan media folder&#13;
dan audio-visual berhasil meningkatkan pengetahuan petani ke kategori&#13;
tinggi, keterampilan ke kategori terampil, dan sikap positif terhadap&#13;
penggunaan AI. Rencana tindak lanjut meliputi monitoring berkala untuk&#13;
memastikan perkembangan keterampilan petani dalam menggunakan AI.&#13;
Penyuluhan ini terbukti efektif, namun perlu penyesuaian metode dan&#13;
media dengan karakteristik wilayah untuk kegiatan serupa di kegiatan&#13;
mendatang.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Penyuluhan Pertanian, Kapabilitas Petani, Artificial Grok 3.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/1970</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">L.310-25035</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
