<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>RESPON MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENYULUHAN BIOKONVERSI LIMBAH ORGANIK   MELALUI BUDIDAYA MAGGOT BSF DI RUMAH MAGGOT  DESA PELEM KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI</title>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>AMMAR MUHAMAD TSAQIB</namePart>
      <role>
        <roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm>
      </role>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <genre authority="rdacontent">Text</genre>
    <originInfo>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>156 hlm</extent>
      <form type="media" authority="rdamedia">Buku Tercetak</form>
      <form type="carrier" authority="rdacarrier">Hardcopy</form>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Limbah organik merupakan permasalahan yang cukup banyak ditemui &#13;
salah satunya di Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Pengelolaan&#13;
yang kurang menimbulkan permasalahan seperti: timbulan sampah menumpuk,&#13;
lingkungan tidak sehat, dan menghasilkan emisi  gas  rumah kaca, sehingga&#13;
dapat dilakukan penyuluhan biokonversi limbah organik melalui budidaya&#13;
maggot. Respon masyarakat terhadap konsep biokonversi menjadi hal menarik&#13;
untuk di investigasi, karena akan dilakukan program penyuluhan untuk dapat&#13;
merespon positif dengan adanya inovasi tersebut. Penelitian bertujuan untuk&#13;
merumuskan rancangan penyuluhan dan hasil implementasi penyuluhan,&#13;
mengetahui respon (pengetahuan dan sikap) masyarakat, serta menganalisis&#13;
faktor apa saja yang mempengaruhi respon masyarakat terhadap program&#13;
penyuluhan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulyo Tani Desa Pelem.&#13;
Rancangan penyuluhan meliputi: penetapan sasaran, tujuan, materi, metode,&#13;
dan media penyuluhan. Hasil evaluasi yang diukur dalam penyuluhan adalah&#13;
pengetahuan dan sikap sasaran terhadap kegiatan penyuluhan budidaya maggot&#13;
dan implementasi hasil pengembangan rumah maggot selama satu bulan. &#13;
&#13;
Metode penelitian menggunakan survei terhadap data primer dan data &#13;
sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskiptif dan&#13;
analisis regresi linear berganda dengan variabel independen meliputi: umur (X1),&#13;
tingkat pendidikan (X2), karakteristik inovasi (X3), dan peran penyuluh (X4)&#13;
terhadap respon masyarakat (Y). Penentuan sampel menggunakan teknik Equal&#13;
Allocation Stratified Sampling, sebanyak 40 orang yang terdiri atas 20 orang&#13;
anggota KWT dan 20 orang Non-KWT (masyarakat disekitar Rumah Maggot&#13;
Mulyo Tani). &#13;
&#13;
Hasil penelitian yaitu rancangan dan pelaksanaan penyuluhan kepada &#13;
masyarakat dengan tujuan mengetahui respon masyarakat dalam program&#13;
penyuluhan dengan sistem biokonversi limbah organik melalui budidaya maggot.&#13;
Materi menggunakan biokonversi limbah organik melalui budidaya maggot.&#13;
Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Media penyuluhan yang&#13;
digunakan yaitu folder dan power point. Pengetahuan berdasarkan mayoritas&#13;
masyarakat dalam program penyuluhan biokonversi yaitu pada kategori “Tinggi”&#13;
dengan presentase nilai 50%. Sikap berdasarkan mayoritas masyarakat dalam&#13;
prorgam penyuluhan biokonversi yaitu pada kategori “Sangat Tinggi” dengan&#13;
presentase nilai 62,5 %. Dampak hasil penyuluhan menghasilkan maggot BSF&#13;
selama 3 periode dalam 1 bulan sebesar 60 kg fresh maggot BSF. Secara&#13;
simultan variabel umur, tingkat pendidikan, karakteristik inovasi, dan peran&#13;
penyuluh secara bersama-sama berpengaruh terhadap respon masyarakat&#13;
dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara parsial variabel umur, tingkat&#13;
pendidikan, dan peran penyuluh berpengaruh terhadap respon masyarakat.&#13;
Sedangkan variabel karakteristik inovasi tidak berpengaruh terhadap respon&#13;
masyarakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,680.</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Polbangtan Malang</note>
    <subject>
      <topic>PPKH, Biokonversi, respon, maggot, pengaruh, penyuluhan</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">L.310-24068</classification>
    <classification authority="">RES L.310-24068 AMM r</classification>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">250401</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20250401113133</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000001434417</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
