03881 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082001600098084002600114100003000140245017200170300001200342650005900354520305600413336002103469337002803490338002503518856004103543264003903584990001603623INLIS00000000143441520250330115436 a0010-0325000121ta250330 | | |  aL.310-24066 aRES L.310-24066 ALN d0 aALNI FEBRYANTIePengarang1 aDINAMIKA KELOMPOK TANI TUNAS BARU MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI KOTORAN HEWAN TERNAK DI KELURAHAN WLINGI KECAMATAN WLINGI KABUPATEN BLITAR /cPolbangtan Malang a129 hlm 4aPPKH, Dinamika Kelompok, Kelompok Tani, Pupuk Organik. aDinamika kelompok adalah suatu metode dan proses yang bertujuan meningkatkan nilai-nilai kerja sama kelompok. Kelompok tani yang dinamis dibangun dan dikembangkan oleh petani, difasilitasi melalui program penyuluhan pertanian yang diselenggarakan oleh penyuluh di wilayah kerja penyuluhan terkait. Oleh karena itu diperlukan adanya program penyuluhan sebagai fasilitas atau wadah bagi petani untuk membangun hubungan demi mencapai kedinamisan kelompok. Selaras dengan hal tersebut, maka diperlukan adanya penyuluhan untuk mengetahui kedinamisan kelompok tani tunas baru melalui penyuluhan pemanfaatan kotoran hewan ternak sebagai pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis dinamika Kelompok Tani Tunas Baru melalui pembuatan pupuk organik dari kotoran hewan ternak di Kelurahan Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. 3) Menyusun rancangan penyuluhan di Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. 4) Menganalisis efektivitas penyuluhan di Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dan didapatkan 30 orang sebagai responden. Analisis yang digunakan ialah analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan analisis dinamika kelompok sedangkan analisis statistik inferensial (regresi linear berganda) digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap dinamika Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Wlingi, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Metode perancangan penyuluhan disusun berdasarkan hasil IPW dan karakteristik sasaran dengan pertimbangan matriks penetapan materi, metode dan media untuk menetapkan rancangan penyuluhan. Selanjutnya evaluasi yang digunakan adalah evaluasi sumatif untuk mengetahui tingkat efektivitas penyuluhan. Hasil penelitian pada dinamika Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Wlingi diperoleh skor 2.094 dengan kategori dinamis. Persamaan dari hasil regresi linier berganda yaitu Y= 51,927 + 0,005X 1 – 3,156X 2 – 2,890X 3 + 1,044 dengan nilai R2 sebesar 0,318 yang artinya variabel X dapat menjelaskan variabel Y sebesar 31,8%. Hasil uji F yaitu seluruh variabel X secara serentak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel jumlah anggota keluarga berpengaruh nyata terhadap dinamika kelompok tani. Rancangan penyuluhan di Kelompok Tani Tunas Baru, Kelurahan Wlingi, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Materi penyuluhan yaitu pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak kambing. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktek langsung. Media yang digunakan adalah leaflet. Hasil evaluasi tingkat efektivitas penyuluhan sebesar 86,97% dan berada pada kategori sangat efektif. 2rdacontentaText 2rdamediaaBuku Tercetak 2rdacarrieraHardcopy aPerpustakaan Pusat Polbangtan Malang aMalang :bPolbangtan Malang,c2024 aL.310-24066