<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000946163</controlfield>
  <controlfield tag="005">20251125111948</controlfield>
  <controlfield tag="006">aa   g b    000 0</controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">251125                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-53793-7-6</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0325000064</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="040" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JKPNPNA</subfield>
   <subfield code="b">ind</subfield>
   <subfield code="e">rda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">633.6</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">633.6 RAH u</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">CB-D.11 2019-016584</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rahmat Rukmana,</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Untung selangit dari agribisnis aren /</subfield>
   <subfield code="c">H. Rahmat Rukmana ; editor, Fl. Sigit Suyantoro</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Lily Publisher,</subfield>
   <subfield code="c">2019</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">x, 86 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi berwarna ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Aren merupakan tanaman serbaguna yang tidak hanya menghasilkan nira, tetapi juga buah aren, bahan bangunan, ijuk dan sapu. Tanaman aren telah banyak memberikan inspirasi teknologi bagi masyarakat yang tinggal di perdesaan. Nira yang merupakan hasil utama tanaman aren, selain dibuat gula, juga dapat manfaatkan untuk membuat cuka, arak, sirup, dan lain-lain. Paradigma bergesernya industri gula dari tebu ke aren akan mengembalikan pamor Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Dibukanya kebun aren di daerah-daerah yang semula kosong akan menghidupkan perekonomian riil yang berdampak sangat luas di daerah tersebut. Berdirinya pabrik-pabrik gula baru berbasis aren akan menyerap tenaga kerja yang sangat banyak. Setiap 100.000 hektar kebun aren akan menyerap sekitar 400.000Ã¢â?¬â??700.000 orang. Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana dapat memberikan nilai tambah yang tinggi dari limpahan sumber daya alam berbasis aren yang dimiliki dengan sebesar-besarnya melalui pemanfaatan inovasi teknologi dan sekaligus mengurangi eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Inovasi teknologi harus dapat membantu masyarakat memperbaiki metode kerja tradisional yang kurang produktif sehingga mutu hasil kerja dapat ditingkatkan dan sumber daya dapat dihemat, yang secara keseluruhan dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat. Penemuan varietas baru aren adalah solusi untuk peningkatan produktivitas yang ramah lingkungan. Inovasi teknologi budi daya dan pascapanen aren dengan kearifan lokal tradisional yang sudah berlaku sejak dahulu, untuk menjadikan kearifan tersebut lebih praktis dan tersedia setiap waktu, kemudian mampu menghasilkan nilai yang lebih baik dari yang terbaik. Kehadiran buku ini merupakan cerminan hasil inovasi dari pengembang teknologi dan masyarakat, yang memberikan semangat dan keyakinan akan kemampuan inovasi untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian bangsa. Buku ini layak dimiliki oleh segenap pihak yang berkepentingan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">budidaya aren</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">FI. Sigit Suyantoro</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="850" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">JKPNPNA</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2023/HD/00236</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2023/HD/00237</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2023/HD/0324</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2024/HD/0498</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="999" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">201900101173603</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
