<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000001434306</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250218075341</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0225000078</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">250218                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-6060-50-1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.51</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">297.51 BAB y</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Baba Gezel</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Yuk, pacaran dengan Alquran! /</subfield>
   <subfield code="c">Baba Gezel</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">207 halaman. :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi ;</subfield>
   <subfield code="c">21 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">akhlak</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Misbahuddin</subfield>
   <subfield code="e">Penyunting</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="505" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Daftar isi&#13;
Bagian 1 Yuk pacaran dengan Al-Quran&#13;
Bagianb2 Al-Quran GPS kehidupan&#13;
Bagian 3 anak mudah bergaul dengan Tuhan&#13;
Bagian 4 Superhero dalam Al-Quran inspirasi bagi anak muda&#13;
Bagian 5 Anak muda santun pada orang tua&#13;
Bagian 6 Pesan romantis: anak muda menghormati sesama&#13;
Bagian 7 Pesan romantis: belajar itu gayaku&#13;
Bagian 8 Pesan romantis: yang mudah giat beribadah&#13;
Bagian 9 Pesan romantis: cinta sejati itu&#13;
Bagian 10 Al-Quran dan alam semesta&#13;
Bagian 11 Al-Quran di era teknologi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jatuh cinta yang terbaik adalah mencintai Allah, Rasul dan orangtua. Pacaran memang bukanlah hal yang baik, apalagi jika pacarannya pasangan muda-mudi yang belum menikah, berdua-duan, pegangan tangan, bahkan dapat membawa pasangan ke dalam jurang ke maksiatan, alih-alih ingin mengenal pasangan lebih baik, pasangan yang pacaran seringkali terjerumus ke dalam jurang kenistaan.&#13;
&#13;
Begitulah yang disampaikan oleh buku Yuk, Pacaran Dengan AL-Quran. Buku ini tidak mengajak kita berpacaran dengan lawan jenis, tapi bagaimana pacaran dengan Al-Quran sehingga kita bisa lebih mencintai Allah, Rasul, Nabi Muhammad SAW dan keluarga kita.  Dengan cinta kepada Al-Quran hidup kita dijamin akan penuh berkah dan kebahagian, nggak ada kata galau apalagi patah hati karena dikhianati pasangan.&#13;
&#13;
Babe Gezel menuliskan buku ini dengan bahasa yang santai dan sangat mudah dipahami oleh anak muda, orangtua dan berbagai kalangan.  Bahwa dengan mencintai Al-Quran maka kita akan selalu berusaha memahaminya dengan benar dan mengamalkan segala ajarannya di kehidupan sehari-hari. Sehingga kehidupan yang kita jalani akan lebih terarah dan menjadi lebih baik lagi.&#13;
&#13;
Jika mencari jalan kita membutuhkan peta, buku ini menjelaskan bahwa Al-Quran dapat menjadi petunjuk untuk segala yang kita butuhkan, AL-Quran adalah peta kehidupan umat manusia, dengan mecintainya akan membuat kehidupan menjadi lebih damai, tenang dan segala masalah menjadi lebih ringan.&#13;
&#13;
Buku Yuk, Pacaran Dengan Al-Quran ini juga mengajarkan bagaimana kita menghadirkan Al-Quran di dalam hati, apalagi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini. Sehingga sangat disayangkan apabila masa muda hanya dihabiskan untuk berkumpul dan mengobrol dengan sesuatu yang tidak bermanfaat.&#13;
Penulis juga menceritakan bagaimana peran Al-Quran dapat memberikan inspirasi bagi kehidupan kita, bagaimana seorang anak muda harus santun terhadap orang tua, dan apa yang dimaksud dengan cinta sejati. Ibarat GPS kehidupan, Al-Quran bisa menjadi panduan kebenaran dari ilahi dan menjadi obat galau serta harmonisasi kehidupan. Bagi penulis, anak muda yang unggul adalah anak muda yang pacarannya  dengan Al-Quran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">adab Islam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Tangerang Selatan :</subfield>
   <subfield code="b">Nazaret Bagindo Corpora,</subfield>
   <subfield code="c">2016</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2024/HD/00378</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
