03236 2200229 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082001600098084002600114100003900140245015500179300001200334520241300346600011802759336002102877337002802898338002502926264003902951990001602990INLIS00000000134451120240801124718 a0010-0824000004ta240801 | | |  aL.310-23140 aRES L.310-23140 AGE p0 aAGENG DJOKO TRI PRAYOGOePengarang1 aPERBEDAAN POLA PEMELIHARAAN KAMBING DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN PETERNAK DI DESA WATUKOSEK KECAMATANGEMPOL KABUPATEN PASURUAN /cPolbangtan Malang a111 hlm aAgeng Djoko Tri Prayogo. NIRM. 04.013.19.394. Perbedaan Pola Pemeliharaan Kambing Dalam Meningkatkan Perekonomian Peternak di Desa Watukosek Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan. Komisi Pembimbing: Nurlalili, S.Pt., M.Sc dan Kartika Budi Utami, S.ST., MP. Tujuan penelitian ini adalah dapat mengetahui penerapan pola pemeliharaan intensif dan semi intensif dalam meningkatkan perekonomian peternak di desa watukosek, menyusun rancangan penyuluhan pola pemeliharaan ternak kambing yang layak untuk meningkatkan perekonomian peternak di desa Watukosek, mengetahui sikap peternak terhadap tentang pola pemeliharaan yang layak untuk meningkatkan perekonomian peternak di desa Watukosek. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis data menggunakan analisis kelayakan usaha berupa R/C Ratio, B/C Ratio dan BEP. Sampel kajian adalah 3 peternak dengan pola pemeliharaan intensif dan 3 peternak dengan pola pemeliharaan semi intensif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan sasaran penyuluhan adalah peternak di Desa Watukosek sejumlah 15 orang diambil menggunkan teknik purposive sampling. Hasil analisis kelayakan usaha antara usaha kambing dengan pola pemeliharaan intensif dan semi intensif, menunjukkan bahwa pada pola pemeliharaan intensif lebih menguntungkan daripada usaha kambing yang dipelihara menggunakan pola pemeliharaan semi intensif. Terbukti dari besarnya pendapatan yang diperoleh dan juga harga jual kambing dengan pola pemeliharaan intensif lebih besar daripada harga jual kambing dengan pola semi intensiif. Penyusunan rancangan penyuluhan pertanian bertujuan untuk mengetahui sikap peternak mengenai analisis usaha kambing pola intensif dan semi intensif yang menguntungkan dalam meningkatkan perekonomian peternak. Sasaran penyuluhan adalah peternak di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan sejumlah 15 orang. Materi yang disampaikan mengenai analisis usaha kambing pola intensif dan semi intensif. Pelaksanaan penyuluhan bertempat di rumah peternak dengan pendekatan perorangan atau anjangsana dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi, serta dengan dukungan media folder dan power point. Hasil dari evaluasi penyuluhan pertanian mengenai analisis usaha kambing pola intensif dan semi intensif menunjukkan bahwa sikap peternak sangat tinggi dengan persentase 66,67% dengan total 10 peternak. 4aPPKH, Analisis kelayakan usaha, pemeliharaan intensif, pemeliharaan semi intensif, sikap peternak, ternak kambing 2rdacontentaText 2rdamediaaBuku Tercetak 2rdacarrieraHardcopy aMalang :bPolbangtan Malang,c2023 aL.310-23140