03728 2200229 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059100003300098245016300131300001200294520296200306600005903268336002103327337002803348338002503376264003903401082001603440084002603456990001603482INLIS00000000134431820240710022723 a0010-0724000187ta240710 | | | 0 aWIDYA AYU NILAWATePengarang1 aMOTIVASI PETERNAK TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SEBAGAI PUPUK TRICHOKOMPOS DI DESA SUMBERREJO KECAMATAN PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN /cPolbangtan Malang a126 hlm aWidya Ayu Nilawati, NIRM: 04.03.19.390. Motivasi Peternak Terhadap Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Pupuk Trichokompos di Desa Sumberrejo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Komisi Pembimbing: Dr. Wahyu Windari, S. Pt., M. Sc dan Yendri Junaidi, S. Pt., M. Sc. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tingkat motivasi peternak (2) Mengetahui pengaruh karakteristik peternak, pengetahuan dan karakteristik inovasi terhadap motivasi peternak (3) Melaksanakan penyuluhan terkait dengan motivasi peternak dalam pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk Trichokompos (4) Mengetahui hasil evaluasi penyuluhan tingkat motivasi dan pengetahuan dalam pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk Trichokompos. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif, penentuan sampel responden menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 32 peternak. Pengukuran motivasi peternak dilakukan dengan menggunakan instrumen berdasarkan teori motivasi ERG. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat motivasi peternak dalam pemanfaatan limbah feses ternak sebagai pupuk Trichokompos. Sedangkan analisis data statistik inferensial (regresi linear berganda) digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (umur, jumlah kepemilikan ternak, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, pengetahuan, dan karakteristik inovasi) terhadap variabel dependen yaitu motivasi peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi peternak dalam memanfaatkan limbah feses ternak 49% berada pada kategori rendah. Persamaan dari hasil analisis koefisien regresi linear berganda yaitu Y= 33,784 - 0,553X1 – 0,391X2 – 0,168X3 + 0,359 X4 – 0,045X5 – 0,035X6 dengan nilai R2 sebesar 0,616, artinya variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 61,6%. Hasil uji F menunjukkan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen. Hasil Uji T menunjukkan bahwa variabel umur, jumlah kepemilikan ternak, dan pengalaman beternak berpengaruh nyata terhadap motivasi. Sedangkan variabel tingkat pendidikan, pengetahuan dan karakteristik inovasi tidak berpengaruh nyata terhadap motivasi. Materi yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan yaitu pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk Trichokompos. Metode yang digunakan yaitu diskusi dan demonstrasi cara dengan menggunakan media folder dan benda sesungguhnya. Evaluasi penyuluhan menggunakan evaluasi sumatif dengan jumlah sasaran sebanyak 26 orang. Evaluasi penyuluhan dilakukan untuk mengetahui tingkat motivasi peternak terhadap pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk Trichokompos yaitu sebesar 78% pada kategori sangat tinggi. Selain itu evaluasi penyuluhan dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak terhadap pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk Trichokompos yaitu pada kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 80,38% 4aPPKH, Feses ternak, motivasi, Trichokompos, penyuluhan 2rdacontentaText 2rdamediaaBuku Tercetak 2rdacarrieraHardcopy aMalang :bPolbangtan Malang,c2023 aL.310-23107 aRES L.310-23107 WID m aL.310-23107