02760 2200205 4500001002100000005001500021035002000036245015700056100001800213700001300231700001800244260003900262082001400301084002100315650002400336008003900360520209500399856004102494990001902535INLIS00000000001671420230110022533 a0010-01230000171 aAnalisis usaha peternakan kambing senduro pada kelompok ternak Maju Jaya desa Wonocepoko Ayu kecamatan Senduro kabupaten Lumajang /cPOLBANGTAN MALANG1 aWahyudi Indra1 aNurlaili1 aWindari Wahyu aMalang :bPolbangtan Malang,c2022 aRES 22168 aRES 22168 WAH a 4aPPKH analisis usaha230110 | | |  aKecamatan senduro sendiri merupakan daerah sentra peternakan kambig senduro terbesar di jawa timur dengan daerah territorial subur, sejuk dan dingin. Kelompok ternak maju jaya merupakan salah satu kelompok yang aktif pada bidang peternakan kambing senduro, namun peternak belum mengetahui bagaimana cara menganalisis usaha peternakannya. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui analisis usaha peternakan Kambing senduro di Kelompok ternak Maju jaya. 2) Mengetahui rancangan penyuluhan tentang analisis usaha peternakan Kambing senduro di Kelompok ternak Maju Jaya. 3) Tingkat pengetahuan peternak tentang analisis usaha peternakan Kambing senduro di Kelompok Tani Maju jaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April 2022, pada kelompok ternak Ternak Maju Jaya Desa Wonocepoko Ayu Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, dengan responden 20 orang yang dipilih dengan teknik sensus, sebagai variabel dependen yaitu pengetahuan dan variabel independen meliputi Bakalan, Hijauan, Kosentrat, Obat, dan Tarif Listrik. Data dianalisis secara descriptive presentse dengan perhitungan data menggunakan aplikasi Microsoft exel, SPSS dan menghitung analisa usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah banyak ternak berpengaruh terhadap jumlah penerimaan usaha. Dengan mengambil sampel peternak yang memiliki jumlah ternak paling banyak di kelompok ternak Maju Jaya. Dengan jumlah ternak 10 ekor yang terdiri dari 3 ekor pejantan dan 7 ekor betina peternak mendapatkan keuntungan R/C 4,45 sehingga usaha yang dijalankan peternak dikatakan untung, karna nilai R/C > 1 dan memperoleh B/C 3,44 sehingga usaha yang dijalankan dikatakan layak, karna nilai B/C > 1. Dengan jumlah ternak 10 ekor, peternak memperoleh keuntungan bersih Rp. 84.505.188/ Tahun dari perolehan penjualan bakalan dan penjualan susu. Tingkat pengetahuan tentang analisis usaha peternakan kambing senduro dari 20 responden dengan pemberian kuisioner berupa post-test setelah penyuluhan mendapatkan skor 241 dengan presentase 75,31% yang dikategorikan tinggi. aPerpustakaan Pusat Polbangtan Malang aL.311/22168/HD