<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000016707</controlfield>
  <controlfield tag="005">20230110111235</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0123000010</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Penguatan kapasitas peternak sapi perah dalam mengakses kredit usaha rakyat (KUR) di desa Burno kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang /</subfield>
   <subfield code="c">POLBANGTAN MALANG</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Widhigdo Bryan Nugroho</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Windari Wahyu</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sunarto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Malang :</subfield>
   <subfield code="b">Polbangtan Malang,</subfield>
   <subfield code="c">2022</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">RES 22160</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">RES 22160  WID p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="651" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">PPKH KUR</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Permodalan menjadi faktor pendukung keberhasilan pengembangan usaha ternak. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah salah satunya dengan meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kurangnya kapasitas peternak dalam memanfaatkan peluang berbagai informasi (termasuk sumber permodalan), diperlukan tentang kapasitas peternak sapi perah dan faktor-faktor yang berpengaruhi dalam mengakses kredit   usaha rakyat (KUR). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan kapasitas peternak sapi perah dalam mengakses Kredit Usaha Rakyat. 2) Menganalisis faktor â€“ faktor yang mempengaruhi kapasitas peternak sapi perah dalam mengakses Kredit Usaha Rakyat. 3) Menyusun rancangan penyuluhan dalam meningkatkan kapasitas peternak sapi perah  dalam mengakses Kredit Usaha  Rakyat.  4) Mengetahui evaluasi penyuluhan dalam meningkatkan kapasitas peternak sapi perah dalam mengakses Kredit Usaha Rakyat&#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 51 orang dari 3 kelompok tani. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan angket menggali faktor internal (umur, tingkat pendidikan, pendapatan, lama beternak, jumlah ternak, dan tingkat kosmopolitan) dan faktor eksternal (peran organisasi peternak, keterlibatan keluarga, nilai sosial budaya, peran tokoh masyarakat, dan akses tenaga ahli) terhadap kapasitas peternak sapi perah dalam mengakses Kredit Usaha Rakyat. Metode perancangan disusun berdasarkan hasil IPW dan karakteristik sasaran dengan pertimbangan matrik penetapan materi, metode dan media untuk menetapkan rancangan penyuluhan. Selanjutnya dilanjutkan penyusunan metode evaluasi dengan mempertimbangkan aspek penetapan rancangan agar evaluasi sesuai. Evaluasi yang digunakan adalah evaluasi hasil.&#13;
Hasil penelitian pada tingkat kapasitas peternak sapi perah dalam mengakses Kredit Usaha Rakyat di Desa Burno  45,1 %  didominasi kategori sedang. Persamaan dari  hasil  analisis  koefisien  regresi  linier  berganda  yaitu Y  = 6,978 + 0,635X3 + 0,399X4 + 0,442X6 + 0,242X9 dengan  nilai  R2 sebesar&#13;
0,568 yang  artinya  variabel  X dapat menjelaskan  variabel Y  sebesar  56,8%. Hasil uji F yaitu seluruh variabel X secara serentak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel pendapatan, lama beternak, tingkat kosmopolitan, dan peran tokoh masyarakat berpengaruh nyata terhadap   kapasitas peternak. Rancangan Penyuluhan Pertanian di Kelompok Ternak sapi perah di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Materi penyuluhan adalah pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat. Metode yang digunakan adalah diskusi dan ceramah. Media yang digunakan adalah folder. Hasil evaluasi penyuluhan dari 29 orang responden dengan jumlah skor 1555, hasil tersebut berada ada kategori sangat tinggi dengan persentase 83,8%.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">L.311/22160/HD</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
