02098 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001600132100001800148245008800166260006500254300003800319700002000357700002200377700002200399700003100421505139200452650001201844INLIS00000000000087620260215060742 a0010-0226000108ta260215 0 ind  a978-602-6473-06-6 a636.3 a636.3 ISM s1 aIsmeth Inounu1 aStrategi Penyediaan Lahan dan Pembiayaan Usaha Pengembangan Kambing Domba Skala UKM aBogor :bPusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan,c2017 avi+57 hlm. :bilus. ;c16x20,5 cm0 aPriyanti, Atien0 aTiesnamurti, Bess0 aHandiwirawan, Eko0 aShiddieqy, Mohammad Ikhsan aKeberadaan ternak kambing dan domba yang telah lama mengakar di masyarakat petani/peternak di Indonesia, merupakan sumber daya potensial dalam rangka meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Ternak domba dan kambing memiliki keunggulan sebagai jenis hewan profilik yang pemeliharaannya relatif mudah, serta memiliki nilai budaya dan kearifan lokal bagi masyarakat Indonesia. Berbagai jenis ternak ini antara lain Domba Garut, Domba Ekor Gemuk, kambing Kacang, Kambing Senduro, Kambing Kaligesing, dan lain sebagainya. Selama kurun waktu tahun 2011-2015, pertumbuhan domba dan kambing mengalami peningkatan 9,66%, peluang untuk melakukan ekspor ternak domba dan kambing ke negara tetangga sangat besar. Namun, keterbatasan lahan dan akses terhadap pembiayaan usaha ditengarai menjadi salah satu kendala dalam upaya pengembangannya. Meskipun terkait dengan hal ini, namun kenyataannya pelaku usaha ternak domba dan kambing masih mengalami kesulitan untuk menggunakan fasilitas yang ada. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Pusat penelitian dan Pengembangan Peternakan melalui Tim Kajian Antisipatif dan Veteriner bekerja sama dengan Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia berinisiasi melakukan diskusi bertemakan â??Strategi Penyediaan Lahan dan Pembiayaan Usaha Pengembangan Kambing-Domba Skala UKMâ?. Selengkapnya tersedia di dalam buku ini. 4aKAMBING