02254 2200265 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059082001100100084001700111100001700128245010800145250001000253260006800263300003300331650001400364650001300378700002200391700001800413700001800431520144700449600001001896856008201906PBTAN00000000000031520240429010254 a0010-0424000167ta240429 g 0 ind  a631.52 a631.52 JOK p0 aJoko Purnomo1 aPetunjuk Teknis Teknologi Produksi Benih Kacang Tanah /cBalai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi acet.1 aMalang :bBalai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi,c2013 aiv, 108 hlm :bilus, ; 21 cm 4aTeknologi 4aProduksi0 aNovita Nugrahaeni0 aTitik Sundari0 aDidik Harnowo aDalam industri perbenihan nasional, benih sumber menempati posisi strategis karena menjadi sumber bagi produksi benih kelas di bawahnya. Benih merupakan cikal bakal dari suatu kehidupan tanaman yang harus memiliki mutu genetik, fisiologis, dan fisik yang baik. Banyak faktor yang mempengaruhi proses untuk memperoleh mutu benih yang baik, yaitu faktor internal (faktor yang ada di dalam benih) dan faktor eksternal (faktor di luar benih atau lingkungan). Konsep perbenihan dan implementasi di lapangan pada beberapa komoditas di Indonesia belum berjalan dengan baik, sehingga masih perlu penyempurnaan. Dalam konsep perbenihan yang menjadi fokus utama meliputi beberapa aspek yaitu produksi, pengolahan benih,penyimpanan benih, analisis mutu benih, penanganan benih, distribusi, dan pemasaran benih. Untuk memperoleh benih yang bermutu diperlukan suatu perangkat pengolahan benih. Perangkat tersebut tercakup dalam teknologi benih, yaitu teknologi untuk memproduksi benih, menganalisis mutu benih, menyimpan, memasarkan, dan mengedarkan tanpa harus mengurangi mutunya. Sehubungan dengan hal tersebut, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) menyusun panduan teknis produksi benih (Kacang Tanah, Kacang Hijau, Ubikayu) sebagai acuan untuk memproduksi benih sumber (Kacang Tanah, Kacang Hijau, Ubikayu) yang meliputi persiapan produksi, proses produksi, pemeliharaan mutu genetik di lapangan, dan teknologi pasca panen. 4aBenih ahttps://repository.pertanian.go.id/items/eadc1ae8-6997-4c00-a2c2-fce0cbc5d77f