<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">PBTAN000000000000118</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250304121600</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0124000017</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Sipadi 3.0 :</subfield>
   <subfield code="b">Sistem pakar budi daya padi versi 3.0 /</subfield>
   <subfield code="c">Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Departemen Pertanian,</subfield>
   <subfield code="c">2008</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">13 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">ilustrasi ;</subfield>
   <subfield code="c">18 halaman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Sistem informasi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Padi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Aplikasi</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">250304                g          0 ind  </controlfield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <datafield tag="110" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Departemen Pertanian,</subfield>
   <subfield code="c">2008</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Departemen Pertanian,</subfield>
   <subfield code="c">2008</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Departemen Pertanian,</subfield>
   <subfield code="c">2008</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bogor :</subfield>
   <subfield code="b">Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan,</subfield>
   <subfield code="c">2008</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Lingkungan pertanian di Indonesia sangat beragam, baik biofisik maupun sosial-ekonomi dan budaya. Hal ini menjadi penyebab beragamnya produktivitas padi antarwilayah dan bahkan antarlokasi. Untuk meningkatkan dan optimalisasi produktivitas padi dalam kondisi demikian diperlukan teknik budi daya spesifik lokasi. Penelitian pada berbagai lokasi di Indonesia menunjukkan bahwa penerapan teknologi budi daya spesifik lokasi mampu meningkatkan hasil padi 10-30% dibandingkan dengan cara konvensional. Puslitbang Tanaman Pangan telah merancang Sistem Pakar Budi Daya Padi (SIPADI) Versi 3.0 yang dioperasikan dengan komputer. Dengan sistem pakar ini dapat ditentukan teknik budi daya padi spesifik lokasi, mencakup penggunaan varietas yang cocok, macam dan takaran pupuk yang efisien, pengelolaan benih, jarak tanam, umur bibit, dan sebagainya. Perkiraan hasil dan keuntungan yang akan diperoleh dari penerapan teknologi budi daya padi spesifik lokasi juga dapat dilihat melalui SIPADI 3.0 setelah memasukkan data yang diperlukan.SIPADI 3.0 mudah dioperasikan karena menggunakan program Excel. Program SIPADI 3.0 ini diharapkan bermanfaat bagi penyuluh pertanian dan pendamping teknologi dalam mengidentifikasi teknik budi daya spesifik lokasi dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya pertanian di daerah setempat, guna meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">330.544</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">330.544 PUS s</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
