<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000002636</controlfield>
  <controlfield tag="005">20250205092111</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0122000026</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">250205                g          | ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-979-21-7083-2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">633.524.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">633.524.1  SAN k</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">SANTOSO, Budi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Kenaf (Hisbiscus Cannabinus L.) :</subfield>
   <subfield code="b">Perspektif dan Potensinya sebagai Sumber Serat Alam Masa Depan /</subfield>
   <subfield code="c">Budi Santoso</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Yogyaakarta :</subfield>
   <subfield code="b">PT Kanisius,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">85 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ill ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
   <subfield code="e">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Kenaf</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Hisbiscus Cannabinus L.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">KADARWATI, Fitriningdyah Tri</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">CHOLID, Mohammad</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) dapat menghasilkan serat alami yang ramah &#13;
terhadap lingkungan, sehingga sangat disukai oleh pelaku industri. Pada tahun 1987 &#13;
pengembangan kenaf cukup luas mencapai 27.000 ha yang berada di Daerah Aliran &#13;
sungai (DAs) Brantas, Bengawan Solo, dan Tuntang. Produksi serat kering kenaf &#13;
digunakan sebagai bahan baku karung goni untuk mengemas hasil hasil pertanian &#13;
seperti padi, beras, jagung, kedelai, gula, kacang hijau, kacang tanah, tepung, kopi, &#13;
cengkeh, paneli, kopra, gaplek, dan pala. seiring dengan perkembangan zaman &#13;
karung goni digeser oleh karung plastik, dikarenakan, lebih murah harganya, mudah &#13;
didapat, ringan dan bersih, walaupun karung plastik pada kenyataannya dapat &#13;
mengotori tanah setelah purna pakai. &#13;
Peradaban manusia semakin maju maka peran lingkungan diutamakan, &#13;
terutama yang berhubungan dengan kesehatan manusia. Banyak negara maju &#13;
seperti Jepang, Jerman, Belanda, Amerika, Inggris, dan negara-negara di Eropa &#13;
Timur mulai menyukai produk alami. Hal ini terbukti dari hasil-hasil pertanian yang &#13;
dikemas dengan karung goni lebih disukai daripada yang dikemas dengan karung &#13;
plastik. Karena hal tersebut maka ini saatnya kita mengembangkan kenaf kembali &#13;
dan melakukan diversifikasi prod uk yang berbahan baku serat kenaf. Disamping itu, &#13;
kenaf juga membantu menyerap C02 sehingga pencemaran udara terkurangi dan &#13;
ikut berperan dalam menurunkan mitigasi dunia. &#13;
Budi daya kenaf mudah dilakukan dan persyaratan tumbuhnya tidak sulit. serat &#13;
kering kenaf sebagai bahan baku industri sangat strategis dalam mempertahankan &#13;
konsistensi, sekaligus menghasilkan produk-produk antara lain steroform, &#13;
bioplastik, biocomposite, paper bag, oil seed, printing paper, powder oil spit cleaning, &#13;
karpet, paper industri, dan pakan ternak. Dengan perspektif ini potensi kenaf &#13;
sebagai sumber serat alami di masa depan masih terbuka. Pemerintah diharapkan &#13;
memberi dorongan dalam pengembangan kenaf untuk memberikan lapangan kerja &#13;
di pedesaan dan dapat menghemat devisa negara.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Serat Alam</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">https://drive.google.com/file/d/1dvkAZBKRTIZY9J78SrrfGZchQG-YiiG_/view?usp=sharing</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
