01466 2200241 4500001002100000005001500021007000300036008003900039035002000078082001200098084001800110100002400128245009500152260003800247300002500285310003800310520079000348650001701138650001701155650001601172700001701188990001901205INLIS00000000000277320260210104306ta260210 | | |  a0010-0226000014 a633.492 a633.492 FEB b1 aFebriyansyah, Ahmad1 aBuletin Teknologi & Inovasi Pertanian :bUwi - Pangan Lokal Potensial Sebagai Pangan Pokok aJakarta :bPertanian Press,c2022 a5 hlm. :bIlus. Tab. aVol. 1 No. 2 (2022): Oktober 2022 aOptimalisasi penggunan lahan rawa lebak merupakan salah satu kunci keberhasilan dari keanekaragaman pangan lokal. Salah satu cara diversifikasi pangan lokal di Kabupaten Ogan Ilir, khususnya di Kecamatan Pemulutan Selatan dengan membudidayakan ubi hitam (uwi) di lahan lebak. Budi daya uwi umumnya dilakukan setelah panen padi sawah lebak di lahan pematang. Budi daya uwi sangatlah mudah dan murah. Pendapatan petani uwi rata-rata sebesar Rp1.099.857,14 per lahan garapan per tahun, R/C ratio 2,48. Ini berarti setiap penambahan biaya produksi sebesar Rp1.000,00 akan meningkatkan penerimaan petani sebesar Rp2.480,00. Uwi juga dapat dijadikan bahan baku produk olahan pangan dan pengganti beras. Tanaman uwi sering digunakan masyarakat setempat sebagai bahan obat tradisional. 4aPangan Lokal 4aPangan Pokok 4aTanaman Uwi1 aSari, Komala aE-004/B/H/2026