01643 2200301 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001700122084002300139100002100162245007000183260003800253300004200291650001000333650001700343650001500360650001500375650001300390700001900403700002000422700002000442700002100462505084000483990001801323INLIS00000000000277220260209033344 a0010-0226000013ta260209 f 0 ind  a978-979-582-210-3 a636.2.085.51 a636.2.085.51 HER p1 aHerdianwan, Iwan1 aPotensi Vegetasi Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Pakan Ruminansia aJakarta :bPertanian Press,c2022 aviii, 57 hlm :bIlus. ;c21 cme41-44 4aPakan 4aKelapa Sawit 4aPerkebunan 4aRuminansia 4aVegetasi0 aSutedi, Endang0 aWidiawati, Yeni0 aYulistiani, Dwi0 aAdrianita, Diana aVegetasi yang tumbuh pada lahan perkebunan kelapa sawit pada umumnya didominasi oleh gulma yang berpotensi sebagai sumber hijauan pakan. Bagi tanaman pokok, tumbuhan yang tumbuh dan hidup di areal perkebunan dianggap sebagai gulma (Harahap 1989), namun bagi ternak tumbuhan tersebut merupakan sumber pakan untuk ternak ruminansia. Akan tetapi tidak semua tanaman tersebut disukai ternak, ternak akan memilih yang disukai dan yang tidak mengandung racun. Vegetasi yang tumbuh di bawah pohon kelapa sawit dapat dimanfaatkan dengan optimal dalam sistem pemeliharaan yang digembalakan. Dengan sistem penggembalaan, pertumbuhan gulma dapat terkontrol, sementara kotoran sapi dapat memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan bahan organik tanah, meningkatkan ketersediaan nutrien dan meningkatkan kapasitas menahan air (Wigati et al. 2006). aE-003/P/H/202