<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000154</controlfield>
  <controlfield tag="005">20210421094757</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0421000151</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">210421                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">636.2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">636.2 ISM u</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Ismeth Inounu</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Upaya Peningkatan Populasi Sapi Betina Produktif di Indonesia :</subfield>
   <subfield code="b">- /</subfield>
   <subfield code="c">Ismeth Inounu</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan I</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">41 :</subfield>
   <subfield code="b">ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">16 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Kusuma Diwyanto</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Subandriyo</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="240" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Peningkatan jumlah populasi ternak sapi merupakan target utama yang harus dilaksanakan dalam rangka mendukung program percepatan swasembada daging sapi (P2SDS) di Indonesia. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah upaya meningkatkan populasi sapi betina produktif denganberbagai cara. Undang-undang No.6/67 tentang &quot;Ketentuan ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan&quot; melarang untuk dilakukan pemotongan ternak sapi betina produktif, namun implementasinya perlu diikaji ulang karena menjadi kontra produktif dengan kondisi yang ada di lapang saat ini. Peningkatan jumlah populasi ternak sapi betina ini memang tidak dapat dilakukan dalam jangka pendek, tetapi harus secara bertahap dan dalam jangka panjang dengan program yang jelas&#13;
&#13;
Berkaitan dengan hal tersebut, Tim Analisis Kebijakan Puslitbang Peternakan telah menyusun konsep awal upaya peningkatan populasi sapi betina produktif di Indonesia . Hal ini dilaksanakan melalui kegiatan desk study dan lokakarya bekerjasama dengan Ditjen Peternakan dan Perhimpunan limu Pemuliaan Indonesia (PERIPI) di Jakarta, tanggal 21 April 2008. Berbagai pelaku usaha dan instansi terkait ikut terlibat dalam kegiatan ini seperti pengambil kebijakan, akademisi, peneliti, asosiasi dan organisasi profesi serta praktisi usaha sapi potong. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan usaha sapi potong di Indonesia, utamanya dalam mewujudkan swasembada daging sapi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Ismeth Inounu</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="740" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Upaya Peningkatan Populasi Sapi Betina Produktif di Indonesia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bogor :</subfield>
   <subfield code="b">Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan,</subfield>
   <subfield code="c">2008</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="246" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">246/B/T/H/2011</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">48/H/2010</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">600/H/2008</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
