<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001134</controlfield>
  <controlfield tag="005">20221114094800</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1122000023</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">221114                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-344-223-2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">631.445.1</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">631.445.1 AND t</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Andi Amran Sulaiman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Toko Tani Indonesia :</subfield>
   <subfield code="b">Membenahi Rantai Pasok dan Stabilisasi Harga Pangan /</subfield>
   <subfield code="c">Andi Amran Sulaiman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Edisi 1 : 2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">IAARD Press,</subfield>
   <subfield code="c">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">154 hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">21 cm</subfield>
   <subfield code="e">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">I Ketut Kariyasa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Kasdi Subagyono</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Hermanto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bagi pemerintah kebijakan dalam peningkatan produksi dan penyediaan pangan dalam negeri bagai dua sisi mata uang. Pemerintah tidak bisa hanya berpihak pada kepentingan konsumen, tetapi pada saat yang sama harus juga berpihak pada kepentingan petani. Menyikapi masalah ini sering kali publik merasa tidak adil; berteriak ketika harga pangan melonjak dan menginginkan harga segera diturunkan, sebaliknya pada saat harga jatuh, publik terdiam dan tidak ada yang berteriak membela petani. Memang sungguruh ironis. Disparitas dan fluktuasi harga yang terjadi selain disebabkan ketersediaan pangan yang sangat bervariasi antarmusim, juga akibat masih panjangnya rantai pasok pangan dari produsen sampai ke konsumen. Menyadari kondisi ini, Kementerian  Pertanian (Kementan) melakukan terobosan untuk mengatasinya melalui penyelenggaraan Toko Tani Indonesia (TTI) dengan tujuan memangkas rantai pasok dan stabilisasi pasokan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya dan pada saat yang sama petani juga menjadi lebih sejahtera sehingga semakin bersemangat untuk meningkatkan produksi pangan. Untuk mewujudkan upaya tersebut, dimulai tahun 2016 Kementan telah mengembangkan 1.000 unit TTI di seluruh Indonesia dan tahun 2017 ditambah sebanyak 2.000 unit TTI. Pada tahun 2018 dan 2019 juga akan dikembangkan lagi masing-masing 1.000 unit TTI. Walaupun sudah menunjukkan kinerja yang bagus sehingga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, Kementan terus berupaya untuk memperkuat peran TTI ke depan dalam membenahi rantai pasok dan stabilisasi harga pangan agar mampu mewarnai struktur pasar pangan ke depan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Andi Amran Sulaiman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">I Ketut Kariyasa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Kasdi Subagyono</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Hermanto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">65/H/2022</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
