<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001054</controlfield>
  <controlfield tag="005">20211109031201</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1121000001</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">211109                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-344-214-0</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">631.17</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">631.17 RET e</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Retno Sri Hartati Mulyandari</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">600 Teknologi Inovatif Pertanian :</subfield>
   <subfield code="b">- /</subfield>
   <subfield code="c">Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, M.Sc.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Cetakan ke-1, 2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">638 Hlm :</subfield>
   <subfield code="b">ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">23 cm</subfield>
   <subfield code="e">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Guna mendorong laju pembangunan pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan&#13;
Pertanian (Balitbangtan) semenjak kehadirannya tahun 1974 telah memberikan kontribusi yang nyata,&#13;
di antaranya melalui penyediaan inovasi teknologi pertanian inovatif. Hingga tahun 2015, Balitbangtan&#13;
telah membukukan â€œ500 Teknologi Pertanian Inovatifâ€ mendukung kinerja Subsektor Tanaman&#13;
Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan. Cakupan teknologi yang dihasilkan memiliki&#13;
spektrum luas, mulai dari penyiapan informasi teknik sebagai informasi dasar hingga pengembangan&#13;
produk pertanian dari hulu sampai produk hilir (olahan).&#13;
Balitbangtan secara konsisten dan berkesinambungan setiap tahun melakukan inisiasi teknologi&#13;
pertanian inovatif seiring dengan tuntutan pembangunan pertanian yang dinamis. Dalam kurun&#13;
waktu dua tahun (2016 â€“ 2017), Balitbangtan berhasil menambah jumlah teknologi pertanian inovatif&#13;
sebanyak 100 item, sehingga jumlah inovasi teknologi pertanian inovatif yang dibukukan Balitbangtan&#13;
hingga tahun 2017 tercatat 600 jenis.&#13;
Penyusunan buku â€œ600 Teknologi Pertanian Inovatif Balitbangtanâ€œ ini bertujuan untuk&#13;
menyebarluaskan teknologi pertanian inovatif dari Balitbangtan kepada calon pengguna teknologi,&#13;
baik pengguna utama maupun pengguna usaha di bidang pertanian. Cara penyajiannya disampaikan&#13;
dengan bahasa sederhana yang mudah dicerna agar dapat diacu ketika menerapkan teknologi ini&#13;
Uraian teknologi dalam buku ini disajikan secara sistematis berdasarkan pengelompokan ke dalam tujuh bagian : (1) Informasi dasar, (2) Varietas Tanaman, (3) Usaha ternak dan pendukungnya, (4) Pupuk dan pengendalian hayati, (5) Perangkat Uji, Alat dan Mesin Pertanian, (6) Produk Olahan Pertanian, Formula, dan Teknologi Proses, serta (7) Bioenergi dan Lingkungan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Retno Sri Hartati Mulyandari</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="740" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
   <subfield code="b">IAARD Press,</subfield>
   <subfield code="c">2018</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="246" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">-</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
