Cite This        Tampung        Export Record
Judul Tanggung jawab perpustakaan dalam mengembangkan masyarakat informasi Sutarno NS
Pengarang SUTARNO NS
Penerbitan Jakarta : Panta Rei 2005
Deskripsi Fisik xvi + 176 hlm.14 x 21 cm.
ISBN 9799844520
Subjek Perpustakaan - Hubungan Perpustakaan dengan Masyarakat
Abstrak Buku ini mengkajian peran strategis dan tanggung jawab fundamental perpustakaan sebagai agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat informasi yang literat dan berdaya saing. Diskursus ini menyoroti bahwa tanggung jawab perpustakaan tidak lagi terbatas pada penyediaan akses koleksi fisik, melainkan meluas pada penyediaan infrastruktur digital, kurasi informasi yang sahih di tengah arus hoaks, serta pengembangan keterampilan literasi informasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan sosiokultural, analisis ini mengevaluasi peran pustakawan dalam menjembatani kesenjangan digital (digital divide) melalui program edukasi berkelanjutan dan inklusi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi perpustakaan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat sangat krusial untuk memastikan setiap individu memiliki kemampuan dalam mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara etis, sehingga tercipta masyarakat yang mampu mengambil keputusan berbasis data demi kemajuan ekonomi dan demokr
Bahasa Indonesia
Target Pembaca Tidak diketahui / tidak ditentukan

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
847 021.2 SUT t Dapat dipinjam Perpustakaan BPTU HPT Sembawa - 1 Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000953
008 # # ###################################ind##
020 # # $a 9799844520
035 # # $a 0010-0526000070
082 # # $a 21
084 # # $a 021.2 SUT t
100 # # $a SUTARNO NS
245 # # $a Tanggung jawab perpustakaan : $b dalam mengembangkan masyarakat informasi / $c Sutarno NS
260 # # $a Jakarta : $b Panta Rei $c 2005
300 # # $a xvi + 176 hlm. ; $c 14 x 21 cm.
520 # # $a Buku ini mengkajian peran strategis dan tanggung jawab fundamental perpustakaan sebagai agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat informasi yang literat dan berdaya saing. Diskursus ini menyoroti bahwa tanggung jawab perpustakaan tidak lagi terbatas pada penyediaan akses koleksi fisik, melainkan meluas pada penyediaan infrastruktur digital, kurasi informasi yang sahih di tengah arus hoaks, serta pengembangan keterampilan literasi informasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan sosiokultural, analisis ini mengevaluasi peran pustakawan dalam menjembatani kesenjangan digital (digital divide) melalui program edukasi berkelanjutan dan inklusi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi perpustakaan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat sangat krusial untuk memastikan setiap individu memiliki kemampuan dalam mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara etis, sehingga tercipta masyarakat yang mampu mengambil keputusan berbasis data demi kemajuan ekonomi dan demokrasi nasional.
650 # # $a Perpustakaan - Hubungan Perpustakaan dengan Masyarakat
990 # # $a 847
Content Unduh katalog