02690 2200229 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059100002600100245003400126250001200160260005500172300002800227650001000255650002100265700003100286520209800317082001102415084001702426990001702443INLIS00000000000062520240725014223 a0010-0124000354ta240725 g 0 ind 1 aPermadi, Anggoro Hadi1 aKUBIS /cAnggoro Hadi Permadi aPertama aLembang :bBalai Penelitian Tanaman Sayuran,c1993 axii, 143 hlm ;c22,6 cm 4aKubis 4aRak Hortikultura1 aSastrosiswojo, Sudarwohadi aProgram Nasional Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan titik berat kegiatan pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), selama 3 siklus pelatihan PHT sejak tahun 1989-1992 telah berhasil melatih 1.677 orang PHP, 3.354 PPL dan sekitar 270.000 orang petani di 19 provinsi sentra produksi padi. Selama tiga siklus pelaksanaan pelatihan PHT (1990 s/d 1993) baik di Field Training Facilities (FTF) maupun penyelenggaraan Sekolah Lapang PHT (SL-PHT) bagi petani di daerah, pelatihan PHT lebih banyak ditekankan pada komoditas padi. Dengan memanfaatkan teknologi PHT pada sayuran dataran tinggi, khususnya kubis, kentang dan tomat yang telah dihasilkan oleh Balai Penelitian Hortikultura (Balithort) Lembang dan tersedianya sumber daya petugas yang telah dilatih pada Pelatihan PHT di FIF (Pemandu Lapang dan Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) yang telah D-1 PHT yang bertugas di wilayah sayuran dataran tinggi), Program Nasional PHT memperluas cakupan program pada komoditas sayuran dataran tinggi. Untuk itu Program Nasional PHT bekerjasama dengan Balithort Lembang menyelenggarakan Pelatihan PHT pada Sayuran Dataran Tinggi (PHT-SDT) bagi para petugas lapangan dan SL-PHT SDT bagi petani. Pelatihan PHT-SDT yang telah berlangsung selama dua siklus pelatihan sejak 6 Januari 1992 s/d Nopember 1993 telah dilatih 68 PHP, 142 PPL, 28 staf Balai Proteksi Tanaman Pangan (BPTP)/Laboratorium BPTP, 7 PPS, 4 Widyaiswara, 6 staf pembantu peneliti Balithort Lembang, 2 staf peneliti Sub-Balithort Brastagi dan 3 staf Direktorat Bina Perlindungan Tanaman. Sedang SL-PHT yang telah diselenggarakan Petugas Lapang pada siklus I mencapai 42 unit SL-PHT SDT Murni dan 32 unit SL-PHT SDT swadaya. Untuk membekali pengetahuan dan memperluas wawasan ilmiah para petugas lapang dalam pemecahan masalah dalam pelaksanaan budidaya sayuran dataran tinggi, utamanya kubis sesuai prinsip-prinsip PHT, dirasakan perlunya menerbitkan suatu acuan yang lengkap tentang kubis. Untuk keperluan tersebut Program Nasional PHT bekerjasama dengan Balai Penelitian Hortikultura Lembang menerbitkan Buku "KUBIS" edisi Pertama. a635.34 a635.34 PER k a000000000716