Cite This        Tampung        Export Record
Judul Penyakit pascapanen: sebuah pengantar
Pengarang SOESANTO, Loekas
EDISI Cet. 1
Penerbitan Yogyakarta : Kanisius, 2006
Deskripsi Fisik 268 hlm, ill.; 21 cm.
ISBN 9792112553
Subjek HAMA -- PASCAPANEN
Abstrak Buku ini memberikan wawasan mendalam mengenai fase kritis yang sering terabaikan dalam siklus pertanian, yaitu periode setelah komoditas dipanen hingga sampai ke tangan konsumen. Loekas Soesanto menjelaskan bahwa hasil pertanian adalah organisme hidup yang tetap melakukan aktivitas fisiologis meskipun telah dipisahkan dari induknya, sehingga sangat rentan terhadap infeksi patogen. Penulis menekankan bahwa penyakit pascapanen bukan sekadar kelanjutan dari penyakit di lahan, melainkan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh luka mekanis saat pemanenan, kondisi pengangkutan, dan kebersihan ruang penyimpanan yang dapat memicu pembusukan massal dalam waktu singkat. Narasi dalam buku ini mengupas profil berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, terutama dari golongan jamur dan bakteri yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi pada lingkungan penyimpanan. Penulis mendeskripsikan secara detail gejala-gejala kerusakan seperti busuk lunak, kapang, dan nekrosis yang sering menyerang buah-buahan, sayuran, serta umbi-umb
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
1449 632.391 SOE p Dapat dipinjam Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000366
005 20260513014647
008 260513################g##########|#ind##
020 # # $a 9792112553
035 # # $a 0010-0421000366
041 $a id
082 # # $a 632.391
084 # # $a 632.391 SOE p
090 $a 632.391 SOE p
100 0 # $a SOESANTO, Loekas
245 1 # $a Penyakit pascapanen: sebuah pengantar
250 # # $a Cet. 1
260 # # $a Yogyakarta :$b Kanisius,$c 2006
300 # # $a 268 hlm, ill.; 21 cm.
520 # # $a Buku ini memberikan wawasan mendalam mengenai fase kritis yang sering terabaikan dalam siklus pertanian, yaitu periode setelah komoditas dipanen hingga sampai ke tangan konsumen. Loekas Soesanto menjelaskan bahwa hasil pertanian adalah organisme hidup yang tetap melakukan aktivitas fisiologis meskipun telah dipisahkan dari induknya, sehingga sangat rentan terhadap infeksi patogen. Penulis menekankan bahwa penyakit pascapanen bukan sekadar kelanjutan dari penyakit di lahan, melainkan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh luka mekanis saat pemanenan, kondisi pengangkutan, dan kebersihan ruang penyimpanan yang dapat memicu pembusukan massal dalam waktu singkat. Narasi dalam buku ini mengupas profil berbagai mikroorganisme penyebab penyakit, terutama dari golongan jamur dan bakteri yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi pada lingkungan penyimpanan. Penulis mendeskripsikan secara detail gejala-gejala kerusakan seperti busuk lunak, kapang, dan nekrosis yang sering menyerang buah-buahan, sayuran, serta umbi-umbian. Selain aspek biologis, buku ini juga menyoroti peran penting faktor abiotik seperti suhu, kelembapan udara, dan komposisi gas di sekitar produk (atmosfer terkendali) yang dapat mempercepat atau menghambat perkembangan patogen, memberikan pemahaman bagi pembaca bahwa manajemen penyakit pascapanen memerlukan ketelitian dalam menjaga rantai pendingin dan sanitasi. Sebagai penutup, Loekas Soesanto menawarkan berbagai strategi pengendalian yang inovatif, mulai dari metode fisik dan kimia hingga penggunaan agens hayati yang lebih aman bagi kesehatan manusia. Buku ini mendorong penerapan teknologi pascapanen yang tepat guna, seperti pelapisan lilin (waxing) atau penggunaan antagonis mikroba untuk memperpanjang masa simpan produk tanpa merusak kualitas nutrisinya. Dengan gaya penyampaian yang edukatif, karya ini menjadi referensi esensial bagi mahasiswa, peneliti, dan pelaku industri pangan untuk meminimalkan kehilangan hasil (food loss) dan memastikan produk pertanian yang beredar di pasar tetap sehat dan layak konsumsi.
650 4 $a HAMA -- PASCAPANEN
990 # # $a 1449
Content Unduh katalog