Cite This        Tampung        Export Record
Judul Pemberdayaan birokrasi dalam pembangunan
Pengarang TOBING, Jakob
SOPATER, Sularso
SUBANDRIJO, Bambang
EDISI Cet. 1
Penerbitan Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 1998
Deskripsi Fisik xxii, 185 hlm :ilus. ;21 cm.
ISBN 9794165735
Subjek BIROKRASI
PEMBANGUNAN
Abstrak Buku Pemberdayaan Birokrasi dalam Pembangunan mengkaji urgensi transformasi aparatur pemerintah dari sekadar pelaksana prosedur administratif menjadi motor penggerak utama percepatan pembangunan. Kehadiran literatur ini dilatarbelakangi oleh patologi klasik yang kerap menghinggapi birokrasi di negara berkembang—seperti kelambanan, rigiditas hierarki, feodalisme budaya kerja, serta jebakan orientasi pada aturan (rule-driven) ketimbang hasil (result-driven)—yang pada akhirnya menyandera potensi kemajuan suatu daerah atau negara. Melalui tinjauan teori administrasi publik yang dikontekstualisasikan dengan realitas sosiologis pemerintahan, penulis berargumen bahwa pembangunan yang berkelanjutan mustahil terwujud tanpa adanya birokrasi yang berdaya (empowered bureaucracy).
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
1506 351.862 TOB p Dapat dipinjam Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000282
005 20260623013838
008 260623################g##########0#ind##
020 # # $a 9794165735
035 # # $a 0010-0421000282
041 $a id
082 # # $a 351.862
084 # # $a 351.862 TOB p
090 $a 351.862 SOP p
100 0 # $a TOBING, Jakob
245 1 # $a Pemberdayaan birokrasi dalam pembangunan
250 # # $a Cet. 1
260 # # $a Jakarta :$b Pustaka Sinar Harapan,$c 1998
300 # # $a xxii, 185 hlm : $b ilus. ; $c 21 cm.
520 # # $a Buku Pemberdayaan Birokrasi dalam Pembangunan mengkaji urgensi transformasi aparatur pemerintah dari sekadar pelaksana prosedur administratif menjadi motor penggerak utama percepatan pembangunan. Kehadiran literatur ini dilatarbelakangi oleh patologi klasik yang kerap menghinggapi birokrasi di negara berkembang—seperti kelambanan, rigiditas hierarki, feodalisme budaya kerja, serta jebakan orientasi pada aturan (rule-driven) ketimbang hasil (result-driven)—yang pada akhirnya menyandera potensi kemajuan suatu daerah atau negara. Melalui tinjauan teori administrasi publik yang dikontekstualisasikan dengan realitas sosiologis pemerintahan, penulis berargumen bahwa pembangunan yang berkelanjutan mustahil terwujud tanpa adanya birokrasi yang berdaya (empowered bureaucracy).
650 4 $a BIROKRASI
651 # 4 $a PEMBANGUNAN
700 0 # $a SOPATER, Sularso
700 0 # $a SUBANDRIJO, Bambang
990 # # $a 1506
Content Unduh katalog