na INLIS000000000002222 20260305101735 0010-0226000008 ta 260305 g 0 ind 979-420-668-7 631.4:633 631.4:633 MAN m MANGOENSOEKARTO, Soepadiyo Manajemen Tanah dan Pemupukan Budidaya Perkebunan Cet. 2 Yogyakarta : Gajah Mada University Press, 2018 xxiv, 408 hlm : ilus. ; 14,5 x 21 cm PERKEBUNAN PEMUPUKAN MANAJEMEN TANAH Buku Manajemen Tanah dan Pemupukan Budidaya Perkebunan karya Soepadiyo Mangoensoekarto merupakan referensi fundamental yang mengulas strategi pengelolaan kesuburan tanah secara saintifik untuk mendukung produktivitas tanaman perkebunan secara berkelanjutan. Penulis menekankan bahwa tanah bukanlah sekadar media tanam statis, melainkan ekosistem dinamis yang memerlukan manajemen hara yang presisi agar mampu menopang tanaman tahunan seperti kelapa sawit, karet, atau kakao dalam jangka panjang. Dengan landasan teori ilmu tanah yang kuat, buku ini membedah sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta pengaruhnya terhadap ketersediaan nutrisi bagi tanaman perkebunan. Dalam aspek operasional, buku ini mengupas tuntas teknik pemupukan yang efektif dengan prinsip "Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, dan Tepat Cara". Soepadiyo Mangoensoekarto menjelaskan berbagai metodologi evaluasi kesuburan tanah, mulai dari analisis contoh tanah di laboratorium hingga observasi visual gejala defisit hara pada daun tanaman. Pembaca dibimbing untuk menyusun rekomendasi pemupukan yang rasional, mempertimbangkan efisiensi biaya serta meminimalisir dampak negatif pencucian hara (leaching) yang dapat mencemari lingkungan, sehingga investasi pada pupuk dapat memberikan imbal hasil produksi yang maksimal. Sebagai penutup, penulis menyoroti pentingnya integrasi antara penggunaan pupuk anorganik dengan bahan organik serta konservasi tanah untuk mencegah degradasi lahan di area perkebunan. Buku ini juga membahas tantangan pengelolaan tanah pada lahan marginal dan sub-optimal yang sering menjadi area ekspansi perkebunan saat ini. Dengan gaya bahasa yang akademis namun tetap praktis, karya ini menjadi pegangan wajib bagi para manajer perkebunan, praktisi agraria, serta mahasiswa pertanian yang ingin mendalami seni dan sains dalam mengelola aset terpenting pertanian, yaitu tanah. 3994/BBPP/26