02628 2200229 4500001002100000005001500021035002000036008004100056020001500097041000700112082001100119090001700130100002200147245005000169250001100219260005400230300003000284650000900314084001700323520205000340990000802390INLIS00000000000036820260513014515 a0010-0421000368260513 g | ind  a9794201928 aid a632.93 a632.93 SEM p0 aSEMANGUN, Haryono1 aPenyakit-penyakit tanaman pangan di Indonesia aCet. 3 aYogyakarta :bGadjah Mada University Press,c2004 aix, 449 hlm.; ill.: 21 cm 4aHAMA a632.93 SEM p aBuku ini merupakan referensi klasik dan fundamental yang memetakan kekayaan patologi tanaman, khususnya pada komoditas pangan utama di Indonesia seperti padi, jagung, gandum, ubi kayu, dan kacang-kangan. Haryono Semangun menyajikan pembahasan yang sangat mendalam mengenai identitas berbagai penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, virus, hingga nematoda. Penulis menekankan bahwa kondisi iklim tropis Indonesia yang lembap memberikan tantangan unik bagi kesehatan tanaman, di mana siklus hidup patogen dapat berlangsung sepanjang tahun, sehingga pemahaman mengenai sejarah dan persebaran penyakit di tanah air menjadi landasan penting bagi setiap upaya perlindungan tanaman. Narasi dalam buku ini tidak hanya berhenti pada pengenalan jenis penyakit, tetapi juga mengupas tuntas gejala (simtomatologi) dan etiologi atau penyebab dari gangguan tersebut. Semangun menjelaskan secara detail bagaimana infeksi bermula, mekanisme penyebaran melalui angin, air, atau serangga vektor, serta bagaimana kondisi lingkungan tertentu dapat memicu epidemi yang merugikan. Keunggulan buku ini terletak pada kemampuannya menyinkronkan data ilmiah dengan realitas lapangan di Indonesia, sehingga pembaca dapat mengenali perbedaan antara gejala kekurangan nutrisi dengan serangan patogen yang sesungguhnya melalui pengamatan visual yang akurat. Pada bagian strategi pengelolaan, buku ini menawarkan pendekatan pengendalian yang bersifat preventif dan kuratif dengan tetap mengedepankan aspek keberlanjutan. Penulis mengulas berbagai metode, mulai dari penggunaan varietas unggul yang tahan penyakit, pengaturan pola tanam dan irigasi, hingga aplikasi fungisida atau bakterisida secara bijaksana. Haryono Semangun mengingatkan bahwa pengendalian penyakit tanaman pangan bukan sekadar masalah teknis, melainkan bagian dari upaya nasional untuk menjaga kedaulatan pangan. Melalui literatur yang sangat komprehensif ini, pembaca diberikan wawasan strategis untuk mengelola kesehatan lahan secara holistik demi menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat luas. a832