01433 2200217 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020000600100082000800106084001400114100001300128245008500141250001100226260005600237300002100293650044600314520044600760990000901206INLIS00000000000192620260724083304 a0010-0726000063ta260724 0 ind  a- a631 a631 SEF p0 aSeftiana1 aPemanfaatan mikroorganisme lokal dari limbah kulit singkong :bebook /cSeftiana aCet. 1 aLampung :bBalai Pelatihan Pertanian Lampung,c2026 a1 p :bIlus ;c- 4aMikroorganisme Lokal (MOL) berbahan kulit singkong adalah cairan bio-aktivator hasil fermentasi yang kaya akan mikroba pengurai dengan bahan baku kulit singkong yang berguna untuk pembuatan pupuk organik cair dan starter kompos, MOL ini dibuat dengan cara mencampur potongan kulit singkong, kunyit, lengkuas, gula merah, dan air kelapa, lalu difermentasi selama 7-14 hari. Kulit singkong mengandung protein yang cukup tinggi, yaitu 1,5-3,7%. aMikroorganisme Lokal (MOL) berbahan kulit singkong adalah cairan bio-aktivator hasil fermentasi yang kaya akan mikroba pengurai dengan bahan baku kulit singkong yang berguna untuk pembuatan pupuk organik cair dan starter kompos, MOL ini dibuat dengan cara mencampur potongan kulit singkong, kunyit, lengkuas, gula merah, dan air kelapa, lalu difermentasi selama 7-14 hari. Kulit singkong mengandung protein yang cukup tinggi, yaitu 1,5-3,7%. a2461